Komitmen Bank Jakarta Majukan UMKM Mendapatkan Apresiasi
Komitmen Bank Jakarta mendukung kemajuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan digitalisasi lewat Jakpreneur mendapatkan apresiasi. Demikian halnya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang mengembangkan konsep smartcity.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Jakarta tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan pemerintah mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Bagi saya, Jakarta kalau ingin maju, aman, dan nyaman, maka yang paling utama selain membangun infrastrukturnya adalah mendengar apa yang menjadi keinginan warganya. Jadi, membangun bukan semata-mata membangun fisiknya,” kata Pramono dalam keterangannya.
Bank Jakarta yang memperoleh penghargaan Anugerah Badan Usaha Penggerak Keberdayaan Digitalisasi UMKM dinilai berkomitmen dalam mendukung pengembangan UMKM melalui program Jakpreneur serta berbagai inisiatif digital yang berkelanjutan.
Penghargaan ini mencerminkan peran aktif Bank Jakarta dalam memperluas akses pembiayaan, meningkatkan literasi keuangan, serta mendorong pemanfaatan teknologi digital oleh pelaku usaha.
Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Bank Jakarta untuk terus menghadirkan layanan dan solusi perbankan yang inovatif bagi pelaku UMKM.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan dan solusi perbankan yang inovatif bagi pelaku UMKM. Bank Jakarta akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi pelaku UMKM melalui berbagai produk pembiayaan, layanan perbankan digital, serta kolaborasi dengan berbagai pihak guna menciptakan ekosistem usaha yang semakin inklusif dan kompetitif,” ujar Agus.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menambahkan bahwa penghargaan yang diraih oleh Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta menunjukkan sinergi yang kuat dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Bank Jakarta senantiasa berkomitmen mendukung transformasi digital dan pemberdayaan usaha masyarakat agar dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah maupun nasional. Penghargaan ini semakin memperkuat komitmen kami untuk memperluas akses keuangan bagi pelaku UMKM serta mendorong pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha,” kata Arie.
Sebagai informasi, hingga Triwulan I Tahun 2026, penyaluran Kredit dan Pembiayaan UMKM Bank Jakarta mencapai Rp10,46 triliun atau tumbuh 26,27% secara year-on-year (YoY) (unaudited). Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.208 debitur merupakan pelaku usaha yang tergabung dalam program Jakpreneur.
Penghargaan yang diterima Pemprov DKI Jakarta dan Bank Jakarta itu diterima pada ajang Cita Loka Fest 2026. Cita Loka Fest 2026 merupakan forum kolaboratif nasional yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten dan kota, organisasi internasional seperti UNICEF, UNDP dan WHO, organisasi non-pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, pelaku UMKM, hingga perusahaan nasional dari berbagai sektor industri.