Dari 10 Unit Forklift, Sarana Mitra Luas Tbk. Melantai di BEI dengan Lebih dari 3.000 Unit Forklift

0
518

PT Sarana Mitra Luas Tbk. (SMIL) resmi menjadi perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (23/5). Perusahaan penyewaan atau rental forklift ini melepaskan 1,75 miliar saham kepada publik pada harga penawaran Rp100 per saham. Dengan harga penawaran tersebut, perseroan meraup dana Rp175 miliar dari penawaran umum perdana saham atau IPO ini.

Lucia Irawaty Lie, Koisaris Utama PT Sarana Mitra Luas Tbk. mengatakan aksi korproasi ini mendapat sambutan yang luar biasa dari investor. “Selama masa penawaran umum yang dilakukan pada tanggal 8-10 Mei 2023, perusahaan kami mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed lebih dari 140 kali dari pooling minimum dan investor yang melakukan pemesanan sebanyak 41.686 investor. Kami berharap dengan kepercayaan yang diberikan ini dapat memperbesar business size SMIL di masa saat ini dan masa yang akan datang,” ujar Lucia di Main Hall BEI, Jumat (12/5).

Menilik ke belakang, bisnis perseroan dimulai pada tahun 1996 dengan usaha rental forklift yang saat itu masih berjumlah 10 unit di daerah industri Cikarang.

Baca Juga :   Hari Pertama di BEI, Harga Saham FOLK Sempat Sentuh ARA

Seiring perkembangan usaha dan bertambahnya unit forklift yang dimiliki, pada tahun 2006 PT Sarana Mitra Luas resmi didirikan. Dengan penambahan kontrak dan kerja sama dari perusahaan-perusahaan ternama seperti Sinarmas grup, Indofood grup, Astra grup, LG, Unilever dan lain-lain, perseroan juga melakuka diversifikasi forklift dari semulanya mayoritas forklift diesel menjadi forklift elektrik, reach truck, pallet mover, pallet stacker, dan alat material handling lainnya.

“Diversifikasi ini juga tentunya sejalan dengan kebijakan pemerintah Indonesia untuk mencanangkan green environment dimana forklift elektrik yang kami miliki tentunya bebas dari polusi suara dan polusi udara,”ujar Lucia.

Lucia mengungkapkan per akhir tahun 2020, PT Sarana Mitra Luas Tbk. resmi memiliki lebih dari 3.000 unit forklift dan diversifikasi pelanggan dari berbagai sektor seperti industri kertas, manufaktur, elekronik, otomotif, consumer goods, packaging, logistik dan lain-lain.

“Dalam menjalankan usaha kami selalu mengedepankan Good Corporate Governance (GCG), dimana tentunya dengan tata kelola yang baik kami harapkan dapat memberikan kontribusi yang positif kepada para stakeholder, investor, vendor, customer maupun karyawan dari perusahaan kami,” ujarnya.

Baca Juga :   Peroleh Pernyataan Efektif dari OJK, Merdeka Battery Materials Tbk Tetapkan Harga IPO Rp 795 Per Saham

Dengan IPO ini, tambahnya, PT Sarana Mitra Luas Tbk. telah bertransformasi menjadi perusahaan yang naik kelas. “Tentunya kami akan senantiasa menjaga amanah dan kepercayaan yang telah diberikan kepada kami. Kami optimis dengan IPO ini, dan ditunjang dengan pengalaman perusahaan kami, PT Sarana Mitra Luas Tbk akan terus tumbuh berkembang dan menjadi perusahaan rental forklift terkemuka di Indonesia,” ujarnya.

Sebanyak Rp75 miliar dari dana hail IPO ini rencananya akan digunakan untuk membeli 250 unit forklift dan material handling equipment lainnya untuk menambah kapasitas dan diversifikasi unit rental perseroan.

Perseroan juga berencana akan menggunakan sebanyak Rp25,06 miliar dana hail IPO untuk pembelian 189 unit lithium battery dan 250 unit lithium battery charger untuk menunjang operasional electric forklift.

 

Leave a reply

Iconomics