Inalum Catat Fokuskan Pengembangan Operasional Hilirisasi di Tahun 2023

0
444
Reporter: Maria Alexandra Fedho

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan kinerja optimistis sepanjang tahun 2022. Direktur Utama Inalum, Danny Praditya mengatakan bahwa kinerja positif tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pihaknya sekaligus efek dari harga komoditas di market yang sangat kompetitif.

“Kita bersyukur bisa agile melawan pandemi dan kinerja positif ini merupakan bukti kinerja dan kerja keras kami semua. Pun kami bersyukur harga komoditas di market selalu kompetitif yang akhirnya bisa memberikan kami laba yang cukup baik. Kami saat ini fokus mengakselerasi hilirisasi aluminium dan peningkatan jumlah produksi hingga double capacity,” kata Danny dalam keterangan tertulisnya.

Sepanjang tahun 2022, Inalum mencatatkan pendapatan bersih sebesar 57% year on year yang didukung oleh meningkatnya harga komoditas. Kinerja ini sesuai dengan rencana pertumbuhan yang berkelanjutan dari perusahaan yang ditandai oleh pertumbuhan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) 2020-2022 dengan pendapatan tumbuh 38%, laba bersih 252%, EBITDA 81%, pertumbuhan aset 13%, dan pertumbuhan ekuitas 23%.

Saat ini dihadapkan dengan tantangan pada transisi energi, kondisi geopolitik dan pemulihan kondisi ekonomi pasca pandemi Covid-19 di tingkat global. Namun hal tersebut akan diatasi dengan mengadopsi teknologi digital untuk mentransformasi operasi dan memutakhirkan sistem manajemen.

Baca Juga :   Soal Bagasi, KAI Respons Video Viral TikTok

Di tahun 2023 ini, Inalum akan berfokus pada pengembangan operasional di ekosistem hilirisasi aluminium nasional baik dalam hal pengembangan lingkup rantai pasok aluminium maupun pengembangan green energy atau energi hijau.

Pihaknya akan berkomitmen untuk menjadi pemimpin pasar pada sektor komoditas alumunium dan meningkatkan pangsa pasar. Sekaligus akan melakukan aksi korporasi lanjutan dalam hal peningkatan modal dan dana usaha.

Leave a reply

Iconomics