Bardon Matthew Jadi CEO Flash Coffee yang Baru, Simak Tugas Besarnya
lash Coffee Tenth Avenue Bandung/Dok. FC
Bardon Matthew ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) baru Flash Coffee. Penunjukan ini menandai momen penting dalam strategi pemulihan perusahaan dan fokus yang diperbarui terhadap pasar Indonesia.
Bardon akan mengemban mandat untuk melanjutkan pemulihan bisnis Flash Coffee, memperkuat operasional, mempertajam eksekusi, dan membuka fase pertumbuhan cepat dan menguntungkan berikutnya.
Penunjukan Bardon mengikuti dua pengumuman penting awal tahun ini yakni fokus penuh ke Indonesia sebagai pasar tunggal Flash Coffee, dan pergeseran menuju profitabilitas yang disiplin di tingkat toko. Keduanya menjadi fondasi keberhasilan penggalangan dana US$3 juta baru-baru ini.
Kedatangan Bardon ditujukan untuk mempercepat prioritas ini dengan kepemimpinan langsung dan keahlian operasional yang mendalam agar bisa tumbuh secara konsisten.
“Saya tidak percaya pada status quo. Ketika tim diberdayakan dan sistem terstruktur dengan baik, kita bisa terus berinovasi dan meningkatkan kualitas untuk mencapai keunggulan dan ketahanan. Saya sangat bersemangat memimpin Flash Coffee dalam misinya untuk tumbuh secara cerdas dan efisien, sembari terus menghadirkan pengalaman terbaik bagi pelanggan di tanah air saya,” kata Bardon Matthew, CEO Flash Coffee dalam keterangan resminya.
Dalam keterangan resminya, Bardon hadir untuk membuka bab pertumbuhan berikutnya—fase “S-curve” yang berfokus pada ekspansi yang efisien dan berkelanjutan. Flash Coffee menargetkan 80 toko aktif hingga akhir 2025, termasuk ekspansi ke dua kota baru di luar Jakarta dan Bandung. Pertumbuhan ini akan berlanjut pada 2026, dengan target 130 toko, sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mengoperasikan lebih dari 500 toko di seluruh Indonesia.
“Bardon memahami pelanggan, toko, serta apa yang dibutuhkan untuk membangun bisnis yang berkelanjutan,” kata Jakob Angele, Executive Chairman Flash Coffee.