Pemegang Saham Tunjuk Sanjiv Mehta Sebagai Presiden Komisaris Unilever Indonesia

0
748

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Unilever Indonesia Tbk yang digelar Kamis (28/7) kemarin, telah menunjuk Sanjiv Mehta sebagai Presiden Komisaris yang baru.

Pria berkebangsaan India ini menggatikan posisi Hemant Bakshi yang dalam waktu dekat akan mengemban posisi baru di bagian lain dari Unilever global.

Sanjiv Mehta bukanlah orang baru di lingkungan Unilever. Ia telah berkarir di perusahaan global ini selama hampir 30 tahun. Selama sekitar 21 tahun ia berkarir di negara lain di mana Unilever beroperasi, sementara 9 tahun bekerja di Unilver di India, negara asalnya.

Sanjiv telah menempati sejumlah posisi penting, termasuk sebagai Chief Executive Officer and Managing Director, Hindustan Unilever Limited (HUL) and Executive Vice President, Unilever South Asia; Chair and Chief Executive Officer, Unilever North Africa and Middle East; Chair and Chief Executive Officer, Unilever Philippines Inc.; dan banyak lainnya.

Di bawah kepemimpinan Sanjiv Mehta, HUL telah memenangkan sederetan penghargaan bergengsi di India seperti ‘Company of the Year’ dan ‘Corporate Citizen of the Year’ dari Economic Times, ‘Company of the year’ dari Business Standard, dan ‘Best Governed Company’ versi the Asian Centre for Corporate Governance and Sustainability. Forbes juga menilai HUL sebagai perusahaan paling inovatif ke-8 di dunia dan perusahaan paling inovatif di India.

Baca Juga :   Pemkab Cilacap Minta Dukungan Unilever dan SBI untuk Realisasikan Ambisi Produksi 200 Ton Produk RDF per Hari

“Saya merasa terhormat bergabung dengan Unilever Indonesia sebaga dewan komisaris,” ujar Sanjiv saat temu media di Graha Unilever BSD, Kamis (28/7).

Sanjiv mengatakan sebagai presiden komisiaris, sesuai regulasi di Indonesia, tugasnya adalah membantu dewan direksi dan memastikan operasional perusahaan berjalan sesuai dengan tata kelola perusahaan yang baik dan aturan yang ada.

Sanjiv berkomitmen untuk menggunakan seluruh kemampuan dan pengalamannya yang lama di Unilever untuk memajukan Unilever Indonesia. Menurutnya, Indonesia yang memliki sejumalah kemiripan dengan India, memiliki prosepek pertumbuhan ekonomi yang cerah. Dan dia optimistis Unilever Indonesia akan tetap menjadi pemimpin pasar di Indonesia.

Jajaran direksi Unilver Indonesia menyambut gembira bergabungnya Sanjiv di jajaran dewan komisaris. “Dengan experience yang luar biasa yang dibawah oleh bapak Sanjiv Mehta, dimana beliau telah memimpin tidak cuma di India, tetapi juga di luar India, di berbagai market, ini menurut kami akan memberikan insight yang baru. Pastinya, kita bisa bertukar pikiran dan menjalankan strategi-strategi yang sudah kita sahkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk.

Baca Juga :   Bagikan Dividen, Unilever Konsisten Pertahankan Payout Ratio Tinggi

Ada lima startegi Unilver Indonesia yang menjadi pegangan Perusahaan untuk memenangkan persaingan di tengah begitu banyaknya tantangan. Pertama, memperkuat dan unlock potensi penuh dari brand-brand besar dan produk utama melalui inovasi dan program marketing terdepan untuk mendorong pertumbuhan
pasar.

Kedua, memperluas dan memperkaya portfolio ke premium dan value segment. Ketiga, memperkuat kepemimpinan di channel utama (GT dan Modern Trade) dan channel masa depan (e-Commerce). Keempat, penerapan E-Everything di semua lini, termasuk memimpin di Digital & Data Driven capabilities. Kelima, tetap menjadi yang terdepan dalam pembangunan bisnis yang berkelanjutan.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics