Kemendag Boyong 10 Studio Gim ke Gamescom 2025 Jerman, Apa Saja yang Dipamerkan?

0
70

Sepuluh studio gim asal Indonesia pamerkan karyanya di Gamescom 2025, Jerman. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menghadirkan Paviliun Indonesia yang menampilkan kesepuluh studio gim tersebut di Gamescom 2025

Agate menawarkan layanan pengembangan gim menyeluruh (full-cycle development) sekaligus menghadirkan berbagai produk gim. Separuh Interactive menghadirkan gim horor berjudul AGNI. Digital Happiness memamerkan seri horor DreadOut yang kini telah memasuki seri ketiga.

Busy Beaver Studio tengah mengembangkan gim fantasi Andalas: Realms of Eternal Lights. Gambir Studio menghadirkan gim mobile kasual seperti Selera Nusantara: Chef Story serta demo terbaru KuloNiku.

Adapun Lapakgaming yang berfokus pada layanan sistem pembayaran digital juga turut berpameran. Kumagema mengembangkan AutoFarm. Rizero Studios menggarap The Blind Warrior, sebuah gim actionadventure adaptasi kisah Si Buta dari Goa Hantu. SLAB Games berfokus menciptakan gim kasual di platform mobile, browser, dan PC. GU-Studio menyediakan layanan seni visual mulai dari konsep, ilustrasi, animasi 2D, hingga pemodelan 3D realistis, serta mengembangkan gim Echoes Below.

Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kemendag Ari Satria menyampaikan bahwa keikutsertaan Indonesia di Gamescom 2025 membuka peluang baru bagi para pelaku industri gim Indonesia. Menurutnya, melalui pameran ini, para pelaku industri gim Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan produknya sekaligus menawarkan potensi kerja sama dengan mitra global dalam pengembangan gim.

Baca Juga :   Dibahas di Istana Negara dan Perlunya Peta Jalan Industri Gim di Indonesia

Dalam kesempatan terpisah, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso menanggapi positif keikutsertaan pelaku industri gim nasional Indonesia pada pameran gim internasional ini. Menurutnya, partisipasi Indonesia pada Gamescom 2025 menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi industri gim nasional di kancah global.

“Kami ingin memastikan industri gim Indonesia tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga diapresiasi dan dikonsumsi di pasar internasional. Kehadiran Paviliun Indonesia pada Gamescom 2025 menempatkan Indonesia sebagai mitra strategis yang dapat berkolaborasi dengan pelaku industri gim global dalam memenuhi permintaan pasar,” kata Mendag dalam keterangan resminya.

Menurut Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Berlin, Fajar Wirawan Harijo, pemilihan Gamescom 2025 oleh Kementerian Perdagangan RI sebagai ajang promosi gim Indonesia mencerminkan dukungan Indonesia bagi industri gim nasional. Gamescom merupakan pameran gim terbesar di dunia yang menjadi barometer tren industri global. Kehadiran Indonesia setiap tahun di ajang ini mencerminkan konsistensi dalam mendukung industri Indonesia, khususnya gim, untuk tampil dan bersaing di tingkat internasional.

Leave a reply

Iconomics