AXA Mandiri Fokus Pasarkan Produk Proteksi

0
882
Reporter: Yehezkiel Sitinjak

AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menilai kasus-kasus yang melanda perusahaan-perusahaan asuransi di Indonesia belakangan ini tidak berdampak besar pada kepercayaan nasabah AXA Mandiri. Saat ini, perusahaan asuransi patungan ini lebih fokus menggarap produk proteksi.

“Saya lihat ga besar pengaruhnya, hampir ga ada malah,” kata Direktur Utama PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) Handojo G. Kusuma di JW Marriott Hotel Jakarta, belum lama ini.

Handojo mengatakan AXA Mandiri merupakan bagian dari konglomerasi PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan PT AXA Financial Indonesia. Menurutnya, kedua institusi tersebut merupakan institusi yang secara finansial sangat kuat dan terpercaya sehingga nasabah tidak terpengaruh dengan kejadian yang di  industri.

Ia menegaskan pihaknya pun melakukan pergeseran fokus penjualan produk dari yang berjenis investasi ke produk proteksi seperti perlindungan jiwa, kesehatan, penyakit kritis, dana pendidikan dan jaminan hari tua sejak akhir 2018.

“Itu strategi bisnis kita yang membuat AXA Mandiri lebih solid dan sustainable, harus berdiri di core bisnis kita yakni proteksi,” tuturnya.

Baca Juga :   CEO Allianz: Masa Covid-19 Momentum Industri Asuransi Dukung Masyarakat

Handojo juga menjelaskan bahwa perusahaan telah menetapkan dana cadangan (reserve) secara pruden dan konservatif. Sebanyak 90% dari dana cadangan diinvestasikan pada instrumen obligasi pemerintah dan 10% pada deposito.

Kemudian secara komposisi produk, Handojo mengungkapkan 82% dari penjualan produk merupakan jenis unitlink, sedangkan sisanya merupakan produk tradisional yang dijual melalui telemarketing. Ia juga mengklaim tidak menjualkan produk endowment yang menawarkan guaranteed return. Tidak seperti JS Saving Plan yang menawarkan guaranteed return sebesar 9 hingga 13%.

Meskipun mayoritas dari penjualan produk AXA Mandiri merupakan unitlink, perusahaan sedang memfokuskan upaya untuk bagaimana menawarkan opsi-opsi tambahan bagi nasabah unitlink yang bersifat proteksi. Melalui pemanfaatan digital tools dan data analysis, AXA Mandiri akan fokus memberikan solusi yang tepat dan penawaran produk yang terarah untuk masing-masing segmen nasabah.

Adapun unitlink akan dijadikan fondasi bagi perusahaan untuk melakukan upselling dan crosselling proteksi tambahan. Ke depan, pemegang polis akan dapat memilih berbagai macam proteksi yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan bayar masing-masing nasabah. Menurut Handojo, produk tersebut akan dikeluarkan akhir tahun ini.

Leave a reply

Iconomics