Siapa Bilang Pegadaian Tidak Peka Sharing Economy?

0
114

PT Pegadaian (Persero) melakukan kolaborasi dengan sejumlah BUMN seiring tren sharing economy di era disrupsi. Kuswiyoto Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) berinisiatif mengajak kolaborasi di sektor pemasaran dan penjualan produk dengan 10 BUMN yaitu PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Selular Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero) Tbk, PT Finarya (LinkAja), PT Sang Hyang Sari (Persero), PT Asuransi Jasindo (Persero), Perum Produksi Film Negara, PT BGR (Persero), PT Pupuk Indonesia (Persero), dan Perum Bulog.

“Kolaborasi ini merupakan bagian dari strategi kami dalam membangun BUMN yang kuat, efisien, dan kompetitif dalam era disrupsi bisnis 4.0. Melalui kolaborasi ini, kami dapat membangun nilai tambah pada produk dan layanan kami sebagai BUMN,” kata Kuswiyoto di Kementerian BUMN, Jakarta, belum lama ini.

Kuswiyoto menjelaskan kolaborasi antara Pegadaian dengan 10 BUMN tersebut meliputi pemanfaatan sumber daya, produk, layanan dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan. Kerja sama tersebut juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha.

Baca Juga :   Kementerian BUMN: Labuan Bajo Berkembang Karena Kolaborasi

Menurut Kuswiyoto, setiap perusahaan dapat memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing perusahaan sehingga dapat mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence.

Pegadaian juga menjalin kerja sama dengan PT Jakarta Estate Pulogadung (JIEP). JIEP merupakan pengembangan dan pengelola kawasan industri pertama di Indonesia yang dimiliki oleh NKRI dan Pemprov DKI Jakarta serta berlokasi di DKI Jakarta dengan luas lahan 500 ha dan dihuni oleh 400 perusahaan.

Leave a reply

Iconomics