TikTok Suntikkan Modal Sekitar Rp23 Triliun ke Tokopedia

1
140

Setelah menjadi pembicaraan beberapa waktu terakhir, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (Grup GoTo) (GOTO) akhirnya mengumukan aplikasi TikTok akan menginvestasikan dana US$1,5 miliar atau sekitar Rp23,2 triliun (kurs: 15.500) ke PT Tokopedia.

Dengan investasi tersebut, fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia – TikTok Shop Indonesia – yang dilarang pemerintah beberapa waktu lalu,  akan dioperasikan dan dikelola oleh PT Tokopedia.

“TikTok akan menginvestasikan lebih dari US$1,5 miliar, sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia, tanpa dilusi lebih lanjut pada kepemilikan GoTo di Tokopedia,” tulis GoTo dalam keterangannya, Senin (11/12).

Disebutkan bahwa melalui kesepakatan ini, TikTok dan GoTo dapat memperluas manfaat bagi pengguna serta pelaku UMKM Indonesia.

“Transaksi tersebut diharapkan akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024. Kesepakatan ini sejalan dengan langkah Grup GoTo untuk memperkuat posisi keuangan serta strategi Perseroan untuk memperluas cakupan pasar (total addressable market),” tulis GoTo.

Kemitraan strategis ini akan diawali dengan periode uji coba yang dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian serta lembaga terkait. Program yang akan diluncurkan di masa uji coba ini adalah kampanye Beli Lokal dimulai pada 12 Desember 2023 bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) – inisiatif pemerintah Indonesia yang ditujukan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital melalui pemberdayaan UMKM lokal.

Baca Juga :   GoTo Resmi Umumkan IPO, Target Raup Dana Rp15,2 Triliun

Hadir di aplikasi Tokopedia dan TikTok, kampanye Beli Lokal akan mempromosikan berbagai jenis merchant, dengan fokus utama pada produk asal Indonesia. Program Beli Lokal di aplikasi TikTok, akan memungkinkan para pengguna TikTok berbelanja dan berinteraksi dengan produk lokal favorit mereka.

Ke depannya, TikTok, Tokopedia, dan Grup GoTo berkomitmen memberikan manfaat lebih luas bagi para pelaku UMKM di Indonesia dengan memanfaatkan platform e-commerce, dan mendorong penciptaan jutaan lapangan kerja baru dalam lima tahun mendatang.

 

1 comment

Leave a reply

Iconomics