Jelang Muktamar PPP, Nama-nama Mulai Dimunculkan
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam waktu dekat ini bakal menggelar Muktamar. Dalam Muktamar nanti, kader PPP bakal memilih ketua umum baru. Namun, dari sejumlah nama yang sudah tersiar, belum ada calon ketua umum PPP yang pasti.
Seperti yang diungkap Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP M Romahurmuzy. Pria yang disapa Rommy itu telah memunculkan sejumlah nama calon yang diluar partai PPP.
Nama-nama yang telah dimunculkan Rommy itu antara lain, Sandiaga Uno, Dudung Abdulrachman, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Marzuki Alie, Agus Suparmanto, Anies Baswedan hingga Amran Sulaiman.
Namun, dalam perjalanannya, Rommy justru telah menjagokan Amran Sulaiman yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanian. Itu pun, diakui Rommy setelah dirinya berkonsultasi ke Presiden RI ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Usulan dari Jokowi itu, kata Rommy, setelah dirinya melakukan rentetan diskusi. Menurut Jokowi, kata Rommy, Amran memang sosok yang memiliki kriteria yang dibutuhkan PPP. Karena, Amran memiliki etos kerja yang baik dalam menahkodai Kementerian Pertanian era Jokowi maupun era Presiden Prabowo Subianto saat ini.
“Pak Amran adalah seorang pengusaha sukses, hanya saja kurang publikasi atas kesuksesannya,” kata Rommy kepada wartawan dalam keterangan pers, Senin (26/05/2025).
Ditambah lagi, kata Rommy, Amran juga memiliki kedekatan dengan pengusaha besar asal Kalimantan Haji Isam yang tentunya akan memberi dampak ke PPP ke depan. Namun, kata Rommy, kedekatan Haji Isam dan Amran bukan berarti PPP diakusisi melalui Amran.
“Sebagai pengusaha sukses, Haji Isam tidak butuh mengakuisisi partai manapun, karena sebagai pengusaha dengan komunikasi yang luas, belau berteman dengan seluruh partai,” jelas dia.
Karena itu, diyakini Rommy, Amran bisa membawa PPP kembali bertengger di Senayan pada Pemilu 2029 mendatang. Namun, diakui Rommy, PPP masih terus menjalin komunikasi dengan Amran perihal kesediaannya untuk menjadi ketum PPP.
Dirinya sempat terbang ke Makassar untuk membujuk Arman agar bersedia maju sebagai ketum PPP mendatang. “Saya sampai harus ke Makassar meyakinkan beliau,” kata Rommy.
Meski sudah menbujuk, Rommy pun mengaku bahwa Amran belum bisa memberikan keputusan. Apalagi, Amran saat ini memiliki kesibukan yang padat sebagai Menteri Pertanian.
“Murni disebabkan kesibukan beliau yang memiliki abeban nerat sebagai tulang punggung program kedaulatan pangan pemerintah,” kata Rommy.