Pertemuan Bilateral Indonesia-Singapura, Inilah yang Dibahas 2 Menteri

0
87

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto/Dok. Ekon

Indonesia dan Singapura berkomitmen untuk terus memperkuat dan meningkatkan kerja sama ekonomi bilateral. Langkah ini ditempuh dalam rangka mendorong pertumbuhan perekonomian kedua negara yang berkelanjutan.

“Indonesia-Singapura sepakat untuk melakukan extraordinary efforts serta memunculkan terobosan kebijakan baru guna memastikan aspek protokol kesehatan yang ketat dan pemulihan perekonomian dapat terus berjalan beriringan,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam siaran pers.

Pertemuan Tingkat Menteri (PTM) Indonesia-Singapura pada Kamis (15/10/2020) secara daring di Jakarta tersebut juga membahas capaian kerja sama ekonomi bilateral dari 6 Working Groups (WG) yakni WG Batam, Bintan, Karimun (BBK) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), WG Investasi, WG Transportasi, WG Pariwisata, WG Ketenagakerjaan, dan WG Agribisnis.

Menko Airlangga Hartarto bersama Menteri Menteri Perdagangan dan Industri Singapura H.E. Chan Chun Sing juga menyepakati laporan kemajuan kerja sama 6 Working Groups (Joint Report to Leaders) untuk dilaporkan dalam pertemuan kedua kepala pemerintahan yang akan datang.

Para Menteri menggarisbawahi beberapa kesepakatan yang telah dihasilkan oleh kedua negara, antara lain Ratifikasi Bilateral Investment Treaty (BIT), Kesepakatan Travel Corridor Agreement (TCA), Penandatanganan Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B), dan Kebijakan Reformasi Struktural Indonesia melalui UU Cipta Kerja.

Baca Juga :   Ekonomi Tumbuh di Kuartal III, Singapura Terhindar dari Resesi

Dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan BBK yang berbatasan langsung dengan Singapura telah didirikan 2 KEK baru yakni Nongsa Digital Park dan Batam Aero Technic.

Kedua Menteri juga melihat potensi peningkatan investasi terutama di sektor ekonomi digital, smart city, financial technology dan start-up yang berorientasi pada teknologi digital. Indonesia dapat belajar dari negara lain yang telah membuat kemajuan lebih lanjut di bidang ini. Sehingga salah satu bidang kerja sama penting yang tengah dikembangkan oleh kedua negara adalah terkait dengan ekonomi digital dan pelatihan talenta-talenta muda di bidang teknologi.

Leave a reply