KPK Dalami Dugaan Aliran Uang ke Koordinator Aksi Pemakzulan Bupati Pati

0
48
Reporter: Wisnu Yusep

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka babak baru dalam penyidikan kasus yang menjerat Bupati Pati, Sudewo (SDW). Lembaga antirasuah tersebut kini membidik adanya dugaan aliran dana di balik aksi massa yang sempat menuntut pemakzulan Sudewo beberapa waktu lalu.

Fokus penyelidikan kini mengarah pada Ahmad Husein, salah satu pengunjuk rasa yang dikenal vokal mendesak Sudewo mundur, namun belakangan diketahui memilih jalur damai dengan Sang Bupati.

Plt. Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menegaskan bahwa tim penyidik akan mendalami kemungkinan pemeriksaan terhadap Ahmad Husein guna mengonfirmasi dugaan adanya “uang damai” atau aliran dana ilegal lainnya.

“Nah, itu juga kami tentu akan dalami,” ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (21/01/2026), saat ditanya mengenai potensi pemeriksaan saksi terkait aliran uang pasca-penetapan Sudewo sebagai tersangka pemerasan.

 

Dari Demonstrasi Hingga OTT

Konflik di Kabupaten Pati ini sempat memanas pada 13 Agustus 2025, ketika ribuan warga turun ke jalan menuntut Sudewo mundur. Aksi tersebut dipicu oleh kebijakan kontroversial kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) yang mencapai 250%. Namun, ketegangan mereda setelah adanya pertemuan antara pihak demonstran dan bupati.

Baca Juga :   Alasan KPK Tak Perpanjang Cegah ke Luar Negeri Pemilik Maktour

Sudewo sendiri, dalam keterangannya usai diperiksa sebagai saksi pada 27 Agustus 2025, sempat membantah adanya gratifikasi kepada pihak demonstran.

“Enggak. Enggak ada. Enggak kasih apa-apa,” tegasnya kala itu.

Namun, posisi Sudewo kian terpojok setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada 19 Januari 2026. KPK pun resmi menetapkan Sudewo sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa. Sudewo tidak sendirian, tiga kepala desa (Kades) yakni Abdul Suyono (YON), Sumarjiono (JION), dan Karjan (JAN) juga ikut terseret sebagai tersangka.

Nasib Bupati Pati ini tampaknya berada di ujung tanduk. Selain kasus pemerasan perangkat desa, KPK juga mengumumkan penetapan status tersangka terhadap Sudewo dalam kasus korupsi lain yang tak kalah besar.

Sudewo diduga terlibat dalam skandal suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Penyelidikan berlapis ini menandakan bahwa KPK sedang mengurai benang merah dugaan praktik korupsi sistemik yang melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Pati tersebut.

Baca Juga :   KPK Sita Dokumen, Barang Bukti Elektronik dan Uang dari Ruang Wamen Imigrasi

Saat ini, Sudewo beserta para tersangka lainnya telah ditahan di Rutan KPK untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics