Elnusa Catat Peningkatan Harga Saham 40%, Level Tertinggi Sejak IPO

0
90
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Elnusa Tbk (ELSA) mencatat harga saham sebesar 40% menjadi Rp 770 per lembar saham pada perdagangan 4 Februari lalu. Sejak awal tahun hingga saat ini (ytd) Elnusa mencatat peningkatan harga saham sebesar 40%, dan menjadi level paling tertinggi sejak penawaran saham perdana (IPO).

Corporate Secretary Elnusa Rustam Aji mengatakan, pergerakan saham tersebut terjadi seiring dengan meningkatnya minat investor terhadap emiten yang memiliki fundamental kuat, portofolio bisnis terdiversifikasi, dan exposure strategis terhadap ketahanan energi nasional.

“Sepanjang 2025, Elnusa mampu menjaga kesinambungan kinerja melalui penguatan operational excellence, penerapan teknologi yang tepat guna, serta budaya keselamatan kerja yang konsisten di seluruh lini bisnis,” kata Rustam dalam keterangan resminya pada Jumat (6/2).

Pada segmen jasa hulu migas, kata Rustam, Elnusa berhasil menyelesaikan sejumlah proyek seismik di berbagai wilayah kerja utama. Pencapaian itu menegaskan kapabilitas teknis dan manajerial perseroan dalam mendukung aktivitas eksplorasi, dan pengembangan migas secara tepat waktu, efisien, dan berstandar tinggi.

Di lini jasa lapangan minyak (oilfield services), ujar Rustam, Elnusa telah menyelesaikan 5 sumur HWU-150K di wilayah kerja Pertamina EP Cepu dengan penerapan standar HSEE secara penuh, dan tanpa insiden. Sedangkan untuk bisnis EPCOM, Elnusa merampungkan proyek EPC booster pump lebih cepat dari jadwal, dan mengamankan kontrak baru di lingkungan Pertamina Group.

Baca Juga :   RUPST 2025 Waskita: Utang Turun dan Terbentuk Susunan Direksi Serta Komisaris yang Baru

Pada segmen penunjang migas, ujar Rustam, Elnusa berekspansi layanan OCTG di Aljazair, dan terlibat dalam proyek survei seismik 3D di perairan Songkhla, Thailand. Kemudian, bisnis data dan warehouse management mengelola 253 kontrak aktif dengan tingkat utilitas aset mencapai 95%.

Untuk tahun ini, lanjut Rustam, mengusung arah strategis “rediscover technology and innovation edge” yang berfokus pada penguatan operasional berbasis inovasi pada tahun 2026.

“Dengan fondasi fundamental yang kuat dan strategi pertumbuhan yang terarah, Perseroan optimistis dapat terus menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics