Aspakrindo: Meski Masa Crypto Winter, Pertumbuhan Pekerja Blockchain Tetap Tumbuh
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto Teguh Kurniawan Harmanda
Laporan LinkedIn dan bursa kripto OKX bertajuk “2022 Global Blockchain Talent Report” menyebutkan bahwa pekerja yang ada di industri blockchain secara global telah meningkat 76% dibanding tahun lalu. Indonesia masuk dalam daftar negara teratas yang memiliki pertumbuhan positif.
Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 negara teratas dari segi pertumbuhan pekerja blockchain. Indonesia menduduki peringkat ke-8 untuk kategori ini, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 43%.
Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO) Teguh Kurniawan Harmanda mengamini hasil riset yang dikeluarkan oleh LinkedIn dan OKX. Menurutnya, meski saat ini dalam masa crypto winter, tapi pertumbuhan jumlah pekerja di industri aset digital dan blockchain tetap tumbuh, termasuk di Indonesia.
Sumber: LinkedIn
“Dalam situasi industri blockchain di Indonesia saat ini, sedang terjadi bottle neck, di mana secara pertumbuhan bisnis sangat pesat, tapi ketersedian talent terbatas. Banyak startup blockchain dalam negeri yang berlomba-lomba untuk hiring mencari talenta terbaik. Di sisi lain, menemukan bakat blockchain itu sulit,” kata pria yang akrab disapa Manda yang dikutip dalam keterangan resmi.
Manda mengatakan kripto dan blockchain jelas merupakan industri yang sangat rumit yang membutuhkan keahlian khusus. Tapi, itu tidak berarti perusahaan harus membatasi diri pada rekrutmen yang sudah akrab dengan kripto atau aktif di dalamnya.
“Kami di asosiasi melihat siapa pun bisa memiliki kesempatan bekerja di industri ini. Artinya dia harus memiliki kemauan dan inovatif untuk mengimbangi perkembangan industri yang tumbuh pesat,” kata Manda.
Menurutnya, pekerjaan blockchain developer sangat diminati terlepas dari perubahan masa depan kripto. Sementara, perusahaan blockchain akan terus memanfaatkan keahlian mereka yang sekarang dapat diterapkan di berbagai industri.