Datangi KPK, Gus Ipul Konsultasi soal Program Sekolah Rakyat

0
43
Reporter: Wisnu Yusep

Bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Mensos Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (08/05/2026). Kedatangan Gus Ipul bersama jajaran dikabarkan untuk membahas perihal pengadaan barang dan jasa berkaitan dengan program Sekolah Rakyat.

Berdasarkan informasi di lapangan, Gus Ipul bersama jajaran telah tiba sekitar pukul 09.32 WIB. Namun, Agus Jabo sudah tiba lebih awal.

Gus Ipul pun mengakui bahwa kedatangannya ke KPK tak lain untuk konsultasi mengenai pengadaan barang dan jasa di kementriannya untuk keperluan Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto.

“Konsultasi, minta nasihat dan sekaligus menyampaikan perkembangan-perkembangan pengadaan barang dan jasa di Kemensos,” ujar Gus Ipul kepada jurnalis di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (08/05/2026).

Termasuk pula, kata Gus Ipul, melanjutkan bahwa kedatanganya kali ini akan menjabarkan secara keseluruhan perihal program pengadaan barang dan jasa tahun 2026 di kementeriannya ke KPK. Dia mengaku tidak ingin, program strategis Presiden Prabowo Subianto seperti Sekolah Rakyat dinodai dengan praktik korupsi.

Baca Juga :   Geledah Secara Maraton di Rejang Lebong 3 Hari, KPK Sita Uang Tunai Rp1 Miliar

“Oleh karena itu, kami sejak awal sudah menyatakan terbuka, dan menyampaikan segala hal yang sudah kami lakukan kepada publik maupun kepada lembaga-lembaga pemeriksa seperti BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) atau BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan), dan juga lembaga-lembaga non-pemerintah untuk mengawasi dan ikut mengawal pelaksanaan pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos,” bebernya.

Diketahui, pada 6 Mei 2026, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan berencana bertemu dengan pimpinan KPK untuk mendapat masukan mengenai pengadaan barang dan jasa pada program Sekolah Rakyat.

Nantinya, kata Gus Ipul, dalam pertemuan dengan KPK akan disampaikan seluruh data dan proses terkait pengadaan barang yang dilakukan untuk operasional Sekolah Rakyat, termasuk soal pengadaan sepatu bagi siswa Sekolah Rakyat yang sempat menjadi perbincangan di media sosial dalam beberapa waktu terakhir.

 

Mengenai Sekolah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto telah meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Peresmian dilakukan secara seremonial di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/01/2026).

Baca Juga :   Sejumlah Anggota Komisi VI Belum Tahu Audit BPK soal PGN, KPK Bilang Sudah 2 Tersangka

Secara rinci, sekolah itu tersebar di 35 titik di Sumatra 68 lokasi, di Jawa 13 lokasi, di Kalimantan 28 lokasi di Sulawesi tujuh lokasi, di Bali dan Nusa Tenggara dan delapan lokasi di Maluku serta enam lokasi di Papua.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics