Industri Sawit Punya Peran Strategis, Kontribusi Smallholder Kelapa Sawit Masih Bisa Diperbesar

0
168
Reporter: Maria Alexandra Fedho

Kelapa sawit menjadi salah satu komoditas Indonesia yang memiliki peran yang besar dalam perekonomian nasional. Ketua Bidang Komunikasi Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Tofan Mahdi mengatakan bahwa industri minyak sawit Indonesia ada 16,3 juta hektar dengan komposisi 41% milik smallholders atau petani, dan 51% milik perkebunan besar swasta maupun BUMN.

Smallholder berkontribusi sebanyak 17-18 juta ton dari total keseluruhan produksi 47 juta ton. Melihat persentase kontribusi smallholders yang masih cukup rendah ini, Tofan mengatakan bahwa seharusnya masih ada separuh potensi dari perkebunan sawit petani.

Bahkan Gapki juga melihat industri kelapa sawit ada di tangan para petani sawit tersebut. Oleh karena itu, petani-petani sawit kecil ini harus berupaya meningkatkan produktivitasnya yang akan berdampak juga pada pertumbuhan industri dan perekonomian nasional. Tentunya upaya ini juga didukung oleh pemerintah dengan berbagai kebijakan dan perusahaan swasta serta BUMN.

Perlu diingat, Indonesia adalah salah satu negara eksportir minyak sawit terbesar di dunia. “Kalau di Indonesia pasar ekspor kita itu nomor satu adalah India, kemudian RRC (Republik Rakyat China), yang ketiga yang menjadi pintu kita untuk sustainablity pasar Uni Eropa, 26 negara Uni Eropa. Setelah itu ada Paksitan. Jadi dilihat dari 47 juta ton tadi, 75% adalah terserap di pasar ekspor,” kata Tofan dalam FGD Sawit Berkelanjutan Mendorong Keterlibatan Masyarakat Pedesaan Hasilkan Minyak Sawit Berkelanjutan’ pada 31 Januari 2023.

Baca Juga :   GAPKI: Ekspor Minyak Sawit Bulan April Turun, Konsumsi Domestik Stabil

Peranan minyak sawit menjadi semakin penting dalam perekonominan nasional dan ke depan, menurut Taufan, pemerintah pasti akan mengambil sikap dalam rangka mempertahankan dan memperkuat industri minyak sawit.

Dari porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di tahun 2022, industri kelapa sawit berhasil memberikan kontribusi sumbangan devisa ekspor sekitar US$39 miliar atau sekitar Rp600 triliun dari total keseluruhan APBN Indonesia yang berkisar Rp2.000 triliun.

Leave a reply

Iconomics