Polda Metro Jaya Siagakan Personel di Sejumlah Titik, Ini Lokasi yang Jadi Fokus Pengamanan Demo 27 Agustus

0
18
Reporter: Wisnu Yusep

Polda Metro Jaya memperketat pengamanan di sejumlah titik strategis di Jakarta menjelang aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung Kamis (27/08/2026).

Pengamanan tidak hanya dipusatkan di lokasi massa berkumpul, tetapi juga diperluas ke sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak pergerakan massa maupun aktivitas masyarakat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan personel disiapkan di sejumlah titik dengan melibatkan koordinasi bersama TNI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan petugas pengamanan dalam (pamdal).

“Beberapa titik ini juga kita lakukan kesiapan dalam pengamanan aspirasi penyampaian pendapat,” kata Budi saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (26/08/2026).

Setidaknya terdapat beberapa kawasan yang menjadi perhatian aparat dalam pengamanan aksi 27 Agustus diantaranya:

1. Gedung DPR RI, Senayan

Gedung DPR RI, kata Budi, diperkirakan menjadi titik konsentrasi utama massa. Sejumlah kelompok masyarakat telah menyampaikan pemberitahuan aksi, termasuk Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB).

Bahkan, kata dia, massa AMPB dari Pati telah tiba di Jakarta dan mendirikan posko di depan Gedung DPR sebagai titik konsolidasi menjelang aksi.

Pihaknya, kata Budi, menempatkan personel untuk mengantisipasi kepadatan massa sekaligus memastikan akses masyarakat dan lalu lintas di sekitar kawasan parlemen tetap terkendali.

2. Koridor Bundaran HI–Istana Kepresidenan

Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) hingga arah Istana Kepresidenan juga, kata dia, menjadi perhatian kepolisian. Budi sebelumnya menyebut sejumlah titik di koridor tersebut dipersiapkan untuk pengamanan karena merupakan jalur strategis yang berpotensi menjadi pergerakan massa.

Baca Juga :   Komisi VI Minta Kementerian Investasi/BKPM Perkuat Sistem Keamanan OSS

Namun, Bundaran HI bukan lokasi yang diperbolehkan untuk penyampaian aspirasi. Polisi mengingatkan ketentuan tersebut karena kawasan itu memiliki sejumlah fasilitas dan objek yang harus tetap terlindungi.

3. Bundaran Hotel Indonesia (HI)

Polda Metro Jaya secara khusus menegaskan kawasan Bundaran HI juga bukan lokasi aksi.
Alasannya, kawasan itu terdapat sejumlah fasilitas transportasi publik yang masuk dalam kategori objek vital atau fasilitas strategis yang harus tetap beroperasi.

“Kalau kita menyadari bahwa di kawasan Bundaran HI itu ada Stasiun MRT, ada Stasiun KRL hingga Stasiun LRT,” ujar Budi.

Karena itu, Budi tidak hanya menghitung potensi pergerakan massa, tetapi juga mempertimbangkan mobilitas pengguna MRT, KRL, LRT dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan tersebut.

4. Fasilitas transportasi publik di sekitar Bundaran HI

Pengamanan juga diarahkan pada fasilitas transportasi yang berada di kawasan Bundaran HI. Keberadaan stasiun MRT, KRL hingga LRT membuat kawasan tersebut memiliki tingkat mobilitas masyarakat yang tinggi. Polisi berkepentingan memastikan aktivitas transportasi publik tidak terganggu akibat konsentrasi massa.

Baca Juga :   Ada Kerusakan Fasilitas Pasca Demo, OJK Tekankan Pentingnya Asuransi RSMDCC

5. Kawasan sekitar perwakilan diplomatik

Selain fasilitas transportasi, kata Budi, pihaknya juga mempertimbangkan keberadaan sejumlah kantor perwakilan diplomatik di kawasan Bundaran HI.

Budi menyebut terdapat Kedutaan Besar China, Jepang dan Jerman di sekitar kawasan tersebut.

“Ini merupakan juga objek vital yang harus dijaga, sehingga kenapa tidak kita alokasikan di Bundaran HI, karena ada beberapa yang harus kita jaga,” kata Budi.

Budi menegaskan jumlah personel yang disiapkan tidak bisa dibandingkan secara langsung dengan jumlah peserta demonstrasi.
Jika massa diperkirakan sekitar 500 orang, bukan berarti polisi hanya menyiapkan personel dalam jumlah yang sama.

Personel juga harus ditempatkan untuk mengatur lalu lintas, menjaga fasilitas publik, mengamankan objek vital, serta memastikan aktivitas masyarakat lainnya tetap berlangsung.

“Misalnya tergelar beberapa ribu personel, sementara misalnya massa aksi ada 500. Personel polisi bukan hanya untuk 500 massa aksi, tetapi untuk pengaturan lalu lintas, kelancaran masyarakat lainnya,” ujar Budi.

Menurut dia, angka kekuatan personel yang nantinya disampaikan merupakan total pengamanan seluruh kegiatan, bukan hanya untuk satu titik demonstrasi.

“Jadi yang kami sampaikan nanti terkait tentang jumlah personel, itu terkait tentang seluruh kegiatan, bukan hanya satu titik aksi penyampaian pendapat, penyampaian aspirasi,” katanya.

Sejauh ini, kata Budi, pihaknya memperkirakan sekitar 500 orang akan mengikuti aksi. Dua kelompok yang telah menyampaikan pemberitahuan kepada kepolisian disebut Budi, yakni Aliansi Masyarakat Pati Bersatu dan Aliansi Merah Putih.

Baca Juga :   Negara Diminta Hadir untuk Realisasikan Kesejahteraan dan Keamanan Hakim

Namun, jumlah itu masih dapat berubah karena pemberitahuan aksi masih berkembang.
Di sisi lain, pemberitaan terbaru menyebut terdapat kelompok lain yang juga berencana turun ke kawasan DPR, sehingga jumlah peserta dan komposisi massa masih berpotensi bertambah.

Budi pun meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang beredar di media sosial, terutama informasi yang bersifat provokatif.

“Semakin hari, kami melihat semakin banyak disinformasi, fitnah, provokasi, dan isu-isu yang menyesatkan. Kami berharap masyarakat bijak menyaring informasi-informasi tersebut,” kata Budi.

Polda Metro Jaya memastikan pengamanan tetap diarahkan untuk menjaga dua kepentingan sekaligus, hak masyarakat menyampaikan aspirasi dan hak masyarakat lainnya untuk tetap beraktivitas dengan aman dan lancar.

“Kami menjaga dua kepentingan masyarakat yakni kepentingan untuk menyampaikan aspirasi dan kepentingan masyarakat berkegiatan di lokasi-lokasi tersebut,” ujar Budi.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics