Jalan Tol Cibitung-Cilincing Perpanjang Diskon Tarif Hingga Akhir Mei 2023

0
352
Reporter: Maria Alexandra Fedho

Diskon tarif Jalan Tol Cibitung-Cilincing (JTCC) diperpanjang dalam rangka mendukung kelancaran arus barang pasca Lebaran tahun 2023.  Sebelumnya, JTCC telah beroperasi fungsional secara penuh dan memberlakukan diskon tarif hingga 58% untuk menunjang arus mudik dan barang menjelang dan sepanjang Lebaran tahun 2023.

“Kami akan melakukan perpanjangan diskon tarif sampai dengan akhir Mei 2023. Besaran diskon tarif di JTCC masih sama dengan sebelumnya yaitu untuk Golongan 1 akan ada diskon sampai dengan 15% dan untuk Golongan 2 dan 3 serta Golongan 4 dan 5 akan ada diskon tarif hingga 58%,” kata Direktur Utama PT Cibitung Tanjung Priok Tollways (PT CTP), Ari Sunaryono dalam keterangannya.

Adapun diskon tarif ini berlaku untuk Seksi 2 dan 3, sedangkan untuk Seksi 1, Cibitung-Telaga Asih dan sebaliknya, diberlakukan tarif normal. Dan untuk Seksi 4, Tarumajaya-Marunda-Cilincing masih belum diberlakukan tarif atau gratis.

Ari menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap besaran diskon tarif secara berkala. Pemberlakuan perpanjangan diskon tarif tol JTCC ini merupakan bentuk dukungan Perusahaan untuk memaksimalkan distribusi lalu lintas, memastikan arus barang paska lebaran tahun 2023 tetap lancar dan aman, serta sebagai salah satu bentuk pelayanan dan apresiasi Perusahaan bagi pengguna jalan tol.

Baca Juga :   Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp 1,15 Triliun Secara Tahunan

Hal ini juga dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan pada tanggal tertentu, terutama pada tanggal yang telah diprediksi menjadi puncak arus balik.

Ruas tol JTCC yang pembangunannya dimulai sejak tahun 2017 merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional yang dibangun dan dioperasikan oleh PT Cibitung Tanjung Priok Tollways (PT CTP), yang dimiliki oleh PT Akses Pelabuhan Indonesia dan PT Menara Maritim Indonesia. Kedua perusahaan tersebut merupakan anak usaha PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL), yang merupakan salah satu subholding Pelindo di bidang logistik dan hinterland development.

Direktur Utama SPSL, Joko Noerhuda mengatakan bahwa kehadiran tol JTCC ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas barang, terutama barang yang berasal dari kawasan-kawasan industri di Bekasi bagian utara dan kawasan logistik di Karawang dan Bekasi menuju pelabuhan di wilayah Jakarta Utara. Sehingga dapat terhubung secara lebih baik dan dapat memangkas waktu dan jarak tempuh dan akan berdampak dalam memperkuat daya saing produk-produk Indonesia yang akan diekspor.

“Sebagai subholding Pelindo yang bergerak di bidang logistik dan hinterland development, SPSL berkomitmen untuk terus menjadi solusi logistik terdepan yang terintegrasi guna mendorong laju perdagangan dan ekonomi nasional dengan di dukung oleh sistem dan peralatan bongkar muat yang terkini dan infrastruktur yang lengkap berada di kawasan Pelabuhan,” kata Joko.

Leave a reply

Iconomics