KAI dan PLN Kerja Sama untuk Elektrifikasi Jalur Kereta Api Nasional
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI bekerja sama dengan PT PLN (Persero), terkait elektrifikasi jalur kereta api nasional. Kerja sama itu dalam rangka meningkatkan efisiensi, keandalan, dan mendukung target emisi nol bersih.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, kerja sama itu membuka peluang besar untuk memperluas jaringan layanan kereta api berbasis listrik di berbagai wilayah. Elektrifikasi dinilai menjadi langkah besar dalam pembaruan teknologi perkeretaapian.
“Saat ini, okupansi kereta api lokal dan feeder di Jawa Barat terus meningkat. Di wilayah Banten, pertumbuhan pengguna kereta api lokal dan commuter line juga signifikan, khususnya di relasi Rangkasbitung. Selain itu, jalur Padalarang-Cicalengka sepanjang 40 kilometer serta relasi Cikampek hingga Jawa Timur menjadi wilayah potensial untuk pengembangan elektrifikasi berikutnya,” kata Bobby dalam keterangan resminya pada Rabu (22/10).
Kemudian, kata Bobby, elektrifikasi jalur kereta api menjadi terobosan pertama yang tanpa menggunakan APBN. Melalui skema business to business (B2B), KAI mendapatkan manfaat berupa peningkatan kualitas, kenyamanan, dan kecepatan layanan.
Sedangkan bagi PLN, manfaatnya ada pada semakin luasnya transportasi umum yang menggunakan energi bersih. “Kolaborasi ini menjadi lompatan besar yang memberi manfaat ekonomi dan lingkungan bagi kedua perusahaan serta bagi masyarakat Indonesia,” ujar Bobby.
Sementara itu, Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menambahkan, pihaknya berkomitmen menyediakan energi efisien, dan bersih untuk mendukung transportasi publik. Langkah itu, mencerminkan semangat persatuan Indonesia, untuk mempercepat transisi energi bersih melalui efisiensi, dan kolaborasi lintas sektor.
“Elektrifikasi menghadirkan efisiensi biaya transportasi, membuat layanan kereta api lebih murah dan kompetitif. Skema kerja sama B2B ini memungkinkan kolaborasi yang berkelanjutan, dengan dukungan sistem kelistrikan yang andal. PLN siap mendukung Asta Cita menuju swasembada energi nasional,” ujar Darmawan.