Kinerja APPI Mengalami Hambatan Pertumbuhan di Masa Pandemi

0
615

Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) mencatatkan kinerja yang menggembirakan sejak 2000 hingga 2015. Bahkan ketika bahan bakar minya (BBM) naik pada 2008 dan terjadi penghapusan subsidi, itu tidak berpengaruh kepada kinerja perusahaan pembiayaan.

“Kita terus tumbuh hingga 20% waktu itu. Bahkan ada yang sampai 30%. Tetapi, kita mengalami penurunan ketika harga komoditas turun pada 2012. Dan dampaknya sangat panjang. Sampai 2016 hingga 2018 beberapa perusahaan mengalami kesulitan pendanaan,” kata Ketua Umum APPI Suwandi Wiratno dalam sebuah diskusi virtual, Selasa (6/7).

Menurut Suwandi, kesulitan pendanaan tersebut disebabkan oleh tindakan beberapa perusahaan yang tidak terpuji. Tindakan tidak terpuji itu dikenal sebagai kasus double pledging dan gagal bayar. Karena kasus itu, beberapa perusahaan itu pun dicabut izinnya.

Selepas kasus itu, kata Suwandi, pihaknya mulai memulihkan kepercayaan masyarakat sehingga ada perbaikan dan industri mulai bertumbuh lagi dari 2018 ke 2019. Kemudian, pada 2020 terjadi pandemi Covid-19 yang suka tidak suka, semua pelaku industri keuangan mengalami hambatan dari sisi pertumbuhan.

Baca Juga :   Presiden Apresiasi Kinerja OJK Selama Pandemi Covid-19

“Apalagi kami, dana tentu sangat bergantung tergantung kepada perbankan, karena 70% pendanaan kita sebenarnya datangnya dari bank,” kata Suwandi.

Sementara itu, kata Suwandi, sebaran pembiayaan dan kantor cabang perusahaan pembiayaan per Maret 2021 masih mayoritas di wilayah Jawa, Bali dan Sumatera. Angkanya mencapai 82% dan sisanya ada di Kalimantan dan Sulawesi.

“Sebenarnya, pada 2011 hingga 2012 kita punya rencana bahwa sebaran ini harusnya perbandingannya 55% untuk Jawa, Bali dan Sumatera serta 45% di Indonesia timur. Tapi, sampai saat ini masih tetap terkonsentrasi di wilayah Jawa dan Bali,” kata Suwandi.

 

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics