Perkosmi: 56% Produk Kosmetik Kita Bersertifikat Halal

0
12
Reporter: Rommy Yudhistira

Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) menyebut ada sekitar 56% produk kosmetik yang memiliki sertifikat halal. Sementara, implementasi wajib sertifikat halal untuk industri kosmetik berlaku pada 18 Oktober 2026.

Ketua Bidang Teknis Ilmiah Perkosmi Riva Dwitya Akhmad mengatakan, implementasi sertifikasi halal menjadi salah satu regulasi penting bagi industri kosmetik. Kewajiban itu tertuang dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal, dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024.

Dari sisi Perkosmi, kata Riva, kesiapan halal perlu mempertimbangkan karakteristik industri kosmetik yang menggunakan beragam bahan baku, dan rantai pasok yang panjang. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, sekitar 90% bahan baku kosmetik di Indonesia berasal dari impor.

Atas dasar itu, kata Riva, menelusuri asal bahan, dokumentasi, dan kesiapan pemasok global pun menjadi bagian penting dalam pemenuhan ketentuan halal.

Perkosmi, tambah Riva, aktif mengedukasi anggota agar aspirasi industri dapat tersampaikan melalui koordinasi dengan regulator.

“Perkosmi mengharapkan implementasi jaminan produk halal yang implementatif untuk pelaku usaha,”  kata Riva dalam acara diskusi di Rumah Wijaya, Jakarta, Selasa (1/9).

Baca Juga :   Sebanyak 400 Warga Penyangga Kawasan Industri Terpadu Batang Direkrut untuk Bekerja

Selain itu, kata Riva, keterlibatan asosiasi dalam perumusan kebijakan sangat diperlukan, agar pelaksanaan regulasi berjalan efisien, transparan, akomodatif, dan tidak menambah kompleksitas operasional dunia usaha.

“Penerapannya perlu didukung oleh infrastruktur yang memadai, kepastian regulasi, panduan yang jelas, waktu transisi yang cukup, serta koordinasi yang baik dengan pelaku usaha,” ujar Riva.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics