Relawan Platform Mentoring Virtual Gratis untuk UMKM Naik 2 Kali Lipat

0
626

Mercy Corps Indonesia (MMI) disebut menjadi platform mentoring virtual gratis pertama di Indonesia, berhasil membawa ekosistem pendampingan bisnis virtual dan terukur ke Tanah Air pada 2019. Sejak pertengahan 2020, jumlah relawan mentor dan pengusaha yang berpartisipasi dalam MMI meningkat lebih dari 2 kali lipat, pemilik usaha di seluruh negeri mencari pendampingan bisnis digital yang dapat membantu bisnis mereka dalam mengatasi tantangan pandemi.

“Mentornya terakhir itu sudah 20 ribuan dan mentee­­-nya sudah mencapai 50 ribuan. Ini mungkin sudah 5 kali lipat sejak kali pertama. Program ini berhasil karena hasil kerja sama orang-orang yang ingin mengembangkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM),” kata Presiden Direktur Bank Commonwealth Lauren Sulistiawati dalam keterangannya secara virtual, Selasa (22/6).

Lauren mengatakan, dalam program tahun lalu terlihat hasil yang substansial bagi para pendaftar, dengan 91% bisnis tetap beroperasi saat ini, dan 19% mengalami pertumbuhan bisnis. Selain itu, terlihat bisnis yang terlibat dalam MMI menciptakan tambahan 1.158 pekerjaan baru (termasuk pelaku wirausaha).

Baca Juga :   Potensi dan Kontribusi Cukup Besar ke PDB, Pemerintah Harus Perhatikan kepada UMKM

Sementara itu, kata Lauren, di 2014, pihaknya meluncurkan literasi keuangan bagi pengusaha UMKM perempuan melalui “Womenpreneur Indonesia for Sustainability and Empowerment” (WISE). Hingga Mei 2021, Bank Commonwealth telah mendukung 106 ribu pengusaha UMKM perempuan melalui program literasi keuangan ini.

Bank Commonwealth, kata Lauren, senang dapat terus mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia melalui MMI yang bekerja sama dengan Mastercard dan Mercy Corps Indonesia. UMKM berperan penting dalam mendukung perekonomian Indonesia, dan pendampingan UMKM sangat dibutuhkan agar pengembangannya menjadi lebih kompetitif dan tangguh, terutama di situasi yang penuh tantangan saat ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

“Kami percaya program seperti MMI akan berperan besar dalam membantu UMKM Indonesia dalam mendapatkan pelatihan dan pembinaan yang relevan berdasarkan kebutuhan spesifiknya,” ujar Lauren.

Sebelumnya, MMI disebut telah menjadi komunitas relawan mentor dan UMKM MicroMentor terbesar di dunia. Sejak dimulai, program ini telah menjangkau hampir 27 ribu UMKM dan 20 ribu relawan mentor di Indonesia. Program ini juga telah mencapai 50 ribu interaksi dengan UMKM dan pendampingan relawan melalui kegiatannya.

Baca Juga :   9 Startups Indonesia Ikuti Gojek Xcelerate Batch 3

Didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM, MMI bertujuan menghubungkan UMKM dengan mentoring bisnis dan pelatihan keamanan siber untuk mendukung target kementerian yaitu 30 juta UMKM menjadi bagian dari ekosistem digital pada tahun 2024. Usaha mikro dan kecil di Indonesia sangat terpukul akibat pandemi, survei dari Bank Indonesia melaporkan bahwa terdapat 87,5% UMKM terkena dampak Covid-191 — sebuah masalah yang signifikan di negara di mana 97% dari semua pekerjaan disediakan oleh usaha kecil-kecil.

.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics