Agar Cepat Beres, Garuda Indonesia Memilih Restrukturisasi Hutang Lewat Pengadilan

0
367

Proposal Restrukturisasi

Kartika mengatakan proposal restrukturisasi Garuda Indonesia sudah diluncurkan pada minggu ini. Garuda Indonesia akan melakukan negosiasi dengan seluruh leasing company dan seluruh kreditur baik kreditur perbankan, pemegang sukuk, Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset (KIK-EBA) maupun para vendor termasuk vendor BUMN seperti Pertamina.

Target dari restrukturisasi ini adalah pengurangan jumlah hutang (haircut) dari US$9,7 miliar menjadi US$2,6 miliar. Khusus dengan lessor yang berjumlah 32 lessor, biaya sewa pesawat diupayakan turun 40% hingga 50% dari biaya sewa saat ini.

Irfan Setiaputra mengatakan proposal kepada para lessor terdiri atas tiga bagian. Pertama, mengurangi jumlah hutang (haircut) secara signifikan. Kedua, selama masa recovery pasca pandemi atau selama traffic belum normal, Garuda Indonesia hanya membayar sewa bila pesawat digunakan. Tetapi ada minimum biaya maintenance reserve sebagai jaminan bila terjadi kerusakan. Ketiga, bila sudah melewati masa pemulihan dan tranffic kembali normal, biaya sewa pesawat akan mengikuti harga pasar.

Sebagai catatan harga sewa pesawat Garuda Indonesia disebutkan yang paling mahal di dunia. Kartika mengatakan menurut data Bloomberg, biaya sewa pesawat oleh Garuda Indonesia empat kali lebih mahal dari harga rata-rata global. Biaya yang mahal ini terjadi karena tata kelola yang buruk di masa lalu terutama pada periode 2012-2014.

Halaman Berikutnya
1 2 3

Leave a reply

Iconomics