Bandara Dibuka, Garuda Indonesia Ungkap Persiapan Pesawat yang Terdampak Abu Anak Krakatau

0
7

Garuda Indonesia melakukan pemeriksaan sebelum pesawat melayani penumpang seiring dengan pemulihan penerbangan secara bertahap di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan sejumlah bandara terdampak abu Gunung Anak Krakatau. Bahkan Garuda menyebut apabila diperlukan, melakukan pembersihan serta perawatan sesuai petunjuk pabrikan.

Direktur Teknik Garuda Indonesia, Mukhtaris, menjelaskan bahwa kebutuhan penanganan dapat berbeda pada setiap pesawat.

“Pemeriksaan menjadi dasar untuk menentukan tindakan yang diperlukan pada masing-masing pesawat. Kami memastikan seluruh pemeriksaan dan perawatan yang dipersyaratkan telah diselesaikan sesuai panduan pabrikan sebelum pesawat dinyatakan laik terbang dan kembali melayani penumpang,” kata Mukhtaris dalam keterangannya.

Abu vulkanik memerlukan penanganan khusus karena partikelnya dapat menempel pada permukaan pesawat maupun masuk ke area komponen dan sistem. Oleh karena itu, penanganannya tidak hanya mencakup pembersihan bagian yang terlihat, tetapi juga pemeriksaan area yang berpotensi terdampak sesuai petunjuk pabrikan.

Pada pesawat yang parkir, perhatian antara lain diberikan pada bagian atas badan pesawat, sayap, dan ekor horizontal, tempat abu dapat mengendap. Saluran masuk udara serta bagian terbuka pada perangkat roda pendaratan juga diperiksa. Apabila pesawat mengalami paparan saat terbang, pemeriksaan turut mencakup kaca kokpit, bagian depan sayap, dan komponen mesin sesuai ketentuan pabrikan.

Baca Juga :   Cucu Usaha PLN Garap Proyek di Kuwait

Garuda melakukan penanganan dimulai dengan pemeriksaan awal pada bagian luar pesawat, mesin, saluran masuk udara, sensor, serta komponen lain yang berpotensi terdampak. Hasilnya menjadi acuan bagi teknisi untuk menentukan area yang perlu dibersihkan maupun memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Garuda juga menyampaikan bahwa area yang terdampak kemudian dibersihkan menggunakan metode dan material sesuai petunjuk pabrikan. Pemilihan cara pembersihan menjadi penting untuk menjaga kondisi komponen sekaligus mencegah abu masuk lebih jauh ke dalam sistem pesawat.

Jika hasil pemeriksaan menunjukkan perlunya penanganan tambahan, teknisi melanjutkan pemeriksaan dan perawatan sesuai ketentuan teknis yang disetujui. Dengan demikian, tindakan yang dilakukan mengikuti kebutuhan setiap pesawat berdasarkan hasil pemeriksaan.

Tahap berikutnya adalah verifikasi kelaikudaraan, yaitu memastikan pesawat memenuhi persyaratan teknis untuk dapat dioperasikan dengan aman. Pesawat hanya kembali melayani penerbangan setelah seluruh pekerjaan yang dipersyaratkan selesai dan status kelaikudaraannya memenuhi ketentuan yang berlaku.

Leave a reply

Iconomics