Direktorat JPH Kemenag Siap Dukung dan Berkolaborasi Perkuat Ekosistem Halal Indonesia
Direktorat Jaminan Produk Halal (JPH) Kementerian Agama (Kemenag) berperan aktif mendukung, dan berkolaborasi menguatkan ekosistem halal di Indonesia.
Kendati Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) yang menyertifikasi, kata Direktur JPH Kemenag Muhammad Fuad Nasar, pihaknya tetap memainkan peran strategis dalam memperkuat ekosistem halal di Indonesia.
Direktorat JPH, kata Fuad, bekerja berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 33 Tahun 2024 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama. JPH setingkat eselon II di bawah naungan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam.
“BPJPH sebagai otoritas memiliki peran dan Kementerian Agama sebagai bagian dari ekosistem halal sebagai supporting system di dalam penyelenggara jaminan produk halal. Menjembatani berbagai kepentingan,” kata Fuad dalam The Iconomics Marketing & Halal Summit di Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta, Kamis (22/1).
Fuad menambahkan, halal tidak hanya sekadar urusan administrasi, sertifikasi, dan labelisasi saja. Kemenag memandang halal harus menjadi gaya hidup masyarakat karenanya harus memiliki nilai yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat.
“Bagaimana menumbuhkan value halal itu? Tentu melalui dakwah, melalui pendidikan, melalui peran para civil society di masyarakat sampai ke grass root,” ujar Fuad.
Sesuai dengan Asta Cita pemerintah, ujar Fuad, industri halal harus bisa memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi. Karena itu, industri halal perlu ada di semua lini mulai dari sisi produk, hingga inovasi digital.
Kemenag, kata Fuad, menyambut baik program Wajib Halal Oktober 2026 bagi pelaku usaha. Program itu dinilai mampu membangun ekosistem halal yang sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga lingkungan, serta menanamkan kesadaran etik, dan moral.
Dalam kesempatan itu, kata Fuad, pihaknya mengapresiasi The Iconomics yang sudah membuka ruang diskusi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekosistem halal di Indonesia.
“Ini merupakan sesuatu hal yang sangat positif, dan semoga bisa mendorong kita semua, segenap berbagai pelaku kepentingan untuk bisa menjadi bagian aktif dari mendorong tumbuhnya ekonomi halal, tumbuhnya kesadaran halal di tengah-tengah masyarakat,” ujar Fuad.