IDAI Layangkan Surat Terbuka ke BGN Terkait Fungsi Susu Formula

0
55
Reporter: Rommy Yudhistira

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) melayangkan surat terbuka kepada Badan Gizi Nasional (BGN) berkaitan fungsi susu formula yang dinilai tidak bisa menggantikan manfaat utama air susu ibu (ASI) kepada bayi. Apalagi distribusi susu formula tersebut dilakukan tanpa pemeriksaan dokter, dan indikasi medis.

Sebelumnya, BGN berencana memberikan produk susu formula lanjutan dalam program makan bergizi gratis (MBG) untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

“Di dalamnya (ASI) ada ratusan hingga ribuan komponen bioaktif yang bekerja melindungi bayi. Zat kekebalan tubuh dari ibu, bakteri baik untuk usus, sinyal pertumbuhan otak. Formula adalah yang terbaik yang bisa dibuat manusia hari ini. Tapi tidak ada satu pun komponen ASI yang bisa digantinya,” tertulis dalam surat terbuka IDAI yang dikutip pada Kamis (21/5).

Selain itu, IDAI pun menyoroti peraturan dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023, dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 yang menyebutkan bahwa susu formula dapat diberikan atas rekomendasi dokter dan indikasi medis.

Baca Juga :   Memasuki Masa Reses, DPR Klaim Telah Laksanakan Tugas dan Fungsinya, Apa Saja?

Atas dasar tersebut, IDAI memberikan 4 rekomendasi yang meliputi harmonisasi kebijakan publik; mengembalikan peruntukan susu formula; memprioritaskan kemandirian pangan lokal; dan menelaah ulang serta sinkronisasi petunjuk teknis intervensi gizi nasional BGN agar sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Kami harap BGN segera memperbaiki kebijakannya ke arah yang benar,” tulis IDAI.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics