PP Sebut Progres Proyek Tol Semarang-Demak Seksi 1B Capai 52,4%, Juga Berfungsi sebagai Tanggul Laut

0
76
Reporter: Rommy Yudhistira

PT PP (Persero) Tbk mengungkapkan progres pembangunan Tol Semarang-Demak seksi 1B yang sedang dalam pengerjaan telah mencapai 52,4%. Proyek itu diklaim telah melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.

Corporate Secretary PP Joko Raharjo mengatakan, proyek tol itu merupakan konstruksi jalan pertama di Indonesia yang menggabungkan fungsi jalan tol di atas laut, dengan fungsi tanggul laut. Selain unik, proyek itu tersebut dikerjakan dengan inovasi berkelanjutan melalui penggunaan cerucuk bambu, yang memanfaatkan teknologi mal template.

Teknologi itu, kata Joko, dipasang untuk memastikan ketepatan pancangan, dengan material ramah lingkungan. “Lalu, jalan tol ini juga akan memiliki rest area pertama dengan pemandangan Laut Jawa, menghadirkan pengalaman berkendara yang estetis dan berkelas,” kata Joko dalam keterangan resminya pada Rabu (23/7).

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, Tol Semarang-Demak merupakan contoh nyata pembangunan infrastruktur yang memberikan solusi atas permasalahan yang terjadi. “Bagaimana pembangunan infrastruktur dapat menjadi solusi komprehensif bagi masalah banjir sekaligus mempercepat mobilitas dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujar Dodi.

Baca Juga :   PT PP Optimistis Kerjakan 10 Proyek IKN Akan Rampung Sesuai Target

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono mengapresiasi kolaborasi antar-BUMN, dalam pembangunan proyek tersebut. “Ini bukan hanya soal membangun jalan, tapi membangun masa depan Indonesia yang lebih tahan bencana dan efisien secara logistik,” kata Agus.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics