RUPST Unilever Indonesia Tetapkan Seluruh Laba Bersih 2025 Dibagikan sebagai Dividen

Dividen final sebesar Rp114 per saham, dengan total nilai Rp4,33 triliun, akan dibayarkan kepada pemegang saham yang berhak pada 30 Juni 2026.
0
17

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Unilever Indonesia Tbk yang diselenggarakan pada Kamis (4/6) menyetujui pembagian dividen total sebesar Rp201 per saham untuk tahun buku 2025. Nilai tersebut mencerminkan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio) sebesar 100% dari laba bersih Perseroan.

Pada tahun buku 2025, Unilever Indonesia membukukan penjualan bersih sebesar Rp31,9 triliun dan laba bersih sebesar Rp3,5 triliun pada 2025, tumbuh 21,8% dibanding tahun sebelumnya. Dengan mengikutsertakan kontribusi dari discontinued operations serta laba bersih dari penjualan bisnis Es Krim, laba bersih Perseroan untuk tahun buku 2025 tercatat sebesar Rp7,6 triliun.

Rincian pembagian dividen adalah sebagai berikut:

  • Dividen interim sebesar Rp87 per saham, dengan total nilai Rp3,30 triliun, yang telah dibayarkan pada 30 Desember 2025.
  • Dividen final sebesar Rp114 per saham, dengan total nilai Rp4,33 triliun, yang akan dibayarkan kepada pemegang saham yang berhak pada 30 Juni 2026.

Dengan demikian, total dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2025 mencapai Rp7,63 triliun, mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan dalam memberikan nilai kepada para pemegang saham.

Baca Juga :   Situasi Tahun 2023, Antara Soft Landing dan Crash Landing, Bos OJK Minta Bank Jangan Jorjoran Tebar Dividen

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, mengatakan bahwa keputusan untuk membagikan seluruh laba bersih sebagai dividen menunjukkan komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai bagi pemegang saham.

“Rasio pembayaran dividen sebesar 100% menegaskan komitmen kami untuk terus memberikan nilai bagi para pemegang saham. Hal ini juga mencerminkan disiplin kami dalam mengelola alokasi modal, serta keyakinan terhadap kekuatan dan ketahanan operasional Perseroan,” ujar Benjie Yap.

Ia menambahkan bahwa Perseroan akan terus menjaga keseimbangan antara pembagian dividen dan pertumbuhan bisnis jangka panjang.

“Kami percaya bahwa keseimbangan antara pembayaran dividen yang optimal dan kinerja jangka panjang merupakan fondasi penting dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat fundamental bisnis dan mendorong pertumbuhan yang bertanggung jawab, menguntungkan, konsisten, dan kompetitif,” katanya.

Leave a reply

Iconomics