Cadangan BBM Masih 28 Hari, Pemerintah Belum Batasi Jumlah Pembelian

0
61

Cadangan bahan bakar minyak (BBM) nasional tercatat berada pada kisaran 27-28 hari pada saat ini. Dengan demikian kebutuhan masyarakat dipastikan masih dapat terpenuhi dengan baik.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung meminta masyarakat tetap tenang menjelang lebaran Idulfitri 2026 karena pemerintah telah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan pasokan listrik berada dalam kondisi aman.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama periode libur Lebaran. Kebijakan ini berlaku baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh BBM sesuai kebutuhan.

“Kita belum ada pembatasan. Itu baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, juga oleh pemerintah daerah,” kata Yuliot.

Selain BBM, Yuliot juga memastikan bahwa pasokan listrik dalam kondisi terkendali. Ia menyebut daya mampu sistem kelistrikan saat ini mencapai 52 gigawatt, sementara beban puncak berada di angka 35%. Dengan demikian, masih tersedia cadangan atau risk margin sekitar 48% dari rata-rata kebutuhan harian.

Baca Juga :   Cek Ketersediaan BBM di Arus Mudik, Menteri ESDM: Stok Cukup dan Pelayanan di SPBU Baik

Ia menegaskan bahwa ketersediaan energi menjadi perhatian utama pemerintah, terutama pada periode meningkatnya kebutuhan seperti menjelang hari raya.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics