BCA Dukung Kemudahan Pembayaran Lintas Negara di Cina Melalui Implementasi QRIS Cross Border
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mendukung implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) Cross Border di China melalui aplikasi myBCA dan BCA mobile.
QRIS lintas negara ini memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi di China menggunakan QRIS, sekaligus memudahkan wisatawan asal China melakukan pembayaran melalui QR di merchant yang telah menggunakan QRIS BCA di Indonesia.
Langkah tersebut mempertegas komitmen BCA dalam menghadirkan ekosistem pembayaran digital yang aman, mudah, dan efisien, baik untuk transaksi di luar negeri maupun penerimaan pembayaran dari turis mancanegara.
Implementasi QRIS Cross Border Indonesia–China merupakan inovasi strategis yang diinisiasi Bank Indonesia untuk memperkuat konektivitas sistem pembayaran regional sekaligus memperluas penggunaan transaksi berbasis mata uang lokal atau Local Currency Transaction (LCT).
Melalui skema ini, masyarakat dapat melakukan transaksi antarnegara secara praktis tanpa perlu menukarkan uang tunai. Selain itu, sistem ini juga dinilai mampu meminimalkan risiko volatilitas nilai tukar serta mendorong arus perdagangan dan investasi yang lebih efisien antarnegara.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, mengatakan perseroan terus mendukung berbagai inovasi sistem pembayaran yang dikembangkan Bank Indonesia, termasuk pengembangan QRIS Cross Border di berbagai negara.
“BCA menyambut baik implementasi QRIS Cross Border Indonesia–China sebagai bagian dari transformasi digital sistem pembayaran nasional. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi nasabah dalam bertransaksi di luar negeri, sekaligus membuka peluang bagi merchant untuk menerima transaksi dari turis mancanegara serta memperkuat konektivitas ekonomi dan pariwisata antara Indonesia dan China,” ujar Hendra dalam keterangan pers, dikutip Kamis (7/5).
Saat ini, layanan QRIS Cross Border dapat digunakan masyarakat Indonesia untuk bertransaksi di enam negara, yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, dan China. Sebaliknya, wisatawan dari enam negara tersebut juga dapat menggunakan sistem pembayaran berbasis QR di Indonesia dengan memindai kode QR melalui mesin EDC BCA.
Hingga Kuartal I 2026, total frekuensi transaksi QRIS Cross Border yang diproses melalui sistem BCA meningkat 355% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada saat yang sama, nilai transaksi tercatat tumbuh 318% secara tahunan (year on year/YoY).
Nasabah BCA dapat memanfaatkan layanan QRIS Cross Border melalui aplikasi myBCA maupun BCA mobile.