Women in Business Action Council dan Unilever Indonesia Dorong Lahirnya Lebih Banyak Pemimpin Perempuan 

0
1146

Women in Business Action Council, Presidensi B20 Indonesia dan PT Unilever Indonesia, Tbk ambil bagian dalam webinar Women Leaders Forum (WLF) 2022: “Achieving an Equal Future” yang diadakan untuk memperingati Hari Perempuan Internasional yang tahun ini mengusung semangat #BreakTheBias.

Salah satu sesinya mengangkat tema “Women Leaders – Making a Difference!” untuk berbagi pandangan mengenai ekosistem yang dibutuhkan guna mengoptimalkan potensi perempuan untuk mendobrak bias gender dan menjadi pemimpin yang mampu membuat perubahan, khususnya di bidang perekonomian. Sesi ini menghadirkan tiga panelis pemimpin perempuan yang telah menunjukkan kiprahnya meski berada di jalur yang notabene didominasi oleh pria.

Salah satunya adalah Sri Mulyani Indrawati. Menteri Keuangan Republik Indonesia ini berpendapat perempuan Indonesia harus terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, terutama mengenai peran kepemimpinan. Hal itu penting guna mengatasi stereotip yang kerap melekat pada perempuan. Apabila tidak memiliki kompetensi dan kualitas, maka hal ini akan berdampak pada reputasi perempuan yang kerap dianggap tidak kompeten di suatu bidang.

Baca Juga :   Pendapatan Negara Lampaui Target, Realisasi Sementara Defisit APBN 2021 di Bawah 5%

“Jadi, you have to establish your leadership, bahwa being a woman tidak menjadi faktor yang ‘mendiskon’ kepemimpinan kita, tapi menjadi sesuatu yang bahkan kuat – dan itu harus dibuktikan. Perempuan, apabila dipercaya memegang suatu jabatan, maka harus dapat membuktikan bahwa mereka pantas berada di posisi tersebut. Karena tantangan yang sebenarnya adalah bagaimana membuat institusi yang kita pimpin bekerja sesuai fungsinya,” lanjut Sri Mulyani.

Selain itu, menciptakan lingkungan dan iklim kerja yang mengarusutamakan kesetaraan gender menjadi salah satu kunci penting untuk menumbuhkan lebih banyak pemimpin perempuan. Hal inilah yang menjadi salah satu komitmen penting dari Unilever Indonesia.

Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk. sekaligus Chair dari Women in Business Action Council, Presidensi B20 Indonesia (B20 WiBAC) menjelaskan Unilever Indonesia terus melakukan penguatan komitmen dan kemitraan untuk menciptakan kesetaraan gender di seluruh value chain perusahaan; sejalan dengan salah satu pilar keberlanjutan dalam strategi ‘The Unilever Compass’, yaitu berkontribusi pada dunia yang lebih adil dan inklusif. Tidak hanya itu, upaya untuk mendobrak bias gender juga dilakukan Unilever Indonesia melalui kampanye yang diusung oleh sejumlah brand-nya guna menciptakan iklim kesetaraan gender yang lebih luas di tengah masyarakat.

Baca Juga :   Menteri Keuangan dan Kesehatan G20: Financial Intermediary Fund untuk Kesiapsiagaan, Pencegahan, dan Penanggulangan Pandemi

“Khususnya dalam hal menghilangkan hambatan dan menciptakan peluang yang sama bagi perempuan, salah satu contohnya adalah mengedepankan keseimbangan gender di ruang lingkup perusahaan, dimana saat ini, 5 dari 9 Board of Directors kami adalah perempuan, sementara di level senior leader berikutnya kami juga sudah mencapai prosentase hampir 50% perempuan,” lanjut Ira.

Halaman Berikutnya
1 2

Leave a reply

Iconomics