Buntut Kecelakaan Bus Studi Tur di Ciater, Subang, Wakil Ketua Komisi X: Evaluasi Kegiatan Itu!

0
22
Reporter: Wisnu Yusep

Kecelakaan bus yang mengangkut peserta didik dari SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat dalam rangka studi tur menjadi sorotan berbagai pihak termasuk dari anggota DPR. Karena itu, kegiatan studi tur tersebut diusulkan untuk dievaluasi untuk tiap jenjang sekolah.

“Diperlukan evaluasi secara menyeluruh, terutama tujuan dan manfaatnya. Dan kelayakan program yang sudah menjadi angenda tahunan di sekolah itu,” kata Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih kepada wartawan, Rabu (15/5).

Faqih mengatakan, pemerintah pusat dan daerah seharusnya membuat program studi tur dengan pengenalan budaya. Misal ke museum, dan tempat-tempat bersejarah, pusat konservasi alam, atau instansi yang memberi edukasi dalam bidang-bidang tertentu.

Kegiatan sekolah ke tempat jauh, kata Faqih, perlu ditinjau ulang karena menelan biaya besar dan berkaitan dengan faktor keselamatan. “Selain memberatkan orang tua, ada faktor kelayakan dan keamanan yang harus dipernuhi selama perjalanan jauh,” kata Faqih.

Faqih karena itu menyarankan pihak sekolah sebaiknya memberlakukan kegiatan sekolah di kota sendiri. Selain biaya murah, juga waktu lebih singkat. “Karena kemungkinan besar masih banyak potensi di sekitar kota atau kabupaten sesuai domisili sekolah yang dapat menambah wawasan bagi siswa,” tambah Faqih.

Baca Juga :   Komisi IX DPR Soroti 36 Ribu Data PBI BPJS Kesehatan yang Belum Terpenuhi di Gorontalo

Selain bisa membantu perekonomian daerah sendiri, menurut Faqih, kegiatan sekolah dalam kota juga dapat membantu UMKM. “Wawasan siswa juga tetap diperkaya melalui pengenalan potensi alam, ekonomi, sosial dan budaya di daerahnya sendiri,” ujar Faqih.

Dalam kesempatan itu, Faqih mewakili anggota DPR lainnya mengucapkan belasungkawa kepada para korban dan menuntut pihak yang bertanggungjawab dikenakan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, bus pariwisata yang mengangkut rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat mengalami kecelakaan di jalan turunan Ciater, Kabupaten Subang pada 11 Mei lalu. Karena kecelakaan itu, 11 orang meninggal dunia dan puluhan korban lainnya luka-luka.

Leave a reply

Iconomics