SBM ITB: 7 Pelajaran Penting dari Covid-19 untuk Pengambil Kebijakan

0
53

Pendiri SBM ITB Kuntoro Mangkusubroto/ITBPendiri SBM ITB Kuntoro Mangkusubroto/ITB

Sekolah Bisnis Manajemen (SBM) Institut Teknologi Bandung (ITB) berupaya berkontribusi dalam merumuskan kebijakan public. Oleh karena itu, SBM ITB meluncurkan Center for Policy and Public Management atau Pusat Penelitian Kebijakan dan Manajemen Publik minggu lalu.

“Dengan adanya center ini, SBM ITB akan turut memberikan kontribusi dalam perumusan kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan melalui pendekatan manajemen,” kata Direktur Center for Policy and Public Management Dr. Yudo Anggoro yang dikutip dari siaran pers.

Pendiri SBM ITB dan Board of Advisor of Center for Policy and Public Management Prof Kuntoro Mangkusubroto mengatakan ada tujuh pelajaran yang dapat diambil oleh pengambil kebijakan dalam masa krisis seperti yang terjadi dalam masa pandemi Covid-19 kali ini.

Pertama, koordinasi institusi yang cepat dan responsif dalam penanggulangan bencana. Kedua, sense of crisis yang harus dijaga oleh pengambil kebijakan. Ketiga, prioritas pada penanggulangan bencana. Keempat, identifikasi donor jika dibutuhkan. Kelima, prinsip integritas dan akuntabilitas harus ditegakkan. Keenam, tim yang berpengalaman dan memiliki kepemimpinan kuat. Ketujuh, komunikasi yang jelas dan konsisten dengan seluruh institusi yang terlibat.

Wakil Dekan Akademik SBM ITB Prof Utomo Sarjono Putro dalam pendekatan sistem, sebuah krisis akan dipandang sebagai sebuah sistem yang kompleks. Oleh karena itu, pengambil kebijakan pun perlu memiliki kemampuan berpikir sistem untuk memahami kompleksitas permasalahan yang tengah dihadapi.

“Setiap pengambil kebijakan akan bisa melihat krisis menurut subyektivitasnya, dengan menentukan konteks permasalahan yang sesuai. Dengan demikian, kompleksitas permasalahan dapat disederhanakan ke dalam beberapa kategori,” imbuhnya.

Leave a reply