Sasar Pasar Global, Lovina Beach Brewery Ekspor Perdana Wiski Libarron ke Singapura

0
37

PT Lovina Beach Brewery Tbk (STRK) berhasil menembus pasar internasional. Emiten minuman beralkohol asal Bali ini memulai ekspor perdana produk wiski premium terbarunya, LIBARRON, ke Singapura. Langkah ini menandai transformasi perseroan dari produsen lokal menjadi merek dengan ambisi global.

Nilai ekspor untuk pengiriman tahap pertama ini mencapai sekitar Rp 5 miliar. Singapura dipilih sebagai tujuan pertama karena posisinya sebagai pusat konsumsi minuman premium di Asia. Selain itu, negara tersebut juga menjadi pusat perdagangan regional yang membuka akses luas ke jaringan distribusi internasional.

Manajemen menilai daya tarik Bali menjadi nilai tambah yang kuat bagi produk perseroan. Reputasi Bali sebagai simbol gaya hidup tropis dan budaya autentik memiliki daya tarik global yang besar.

“Langkah ekspor ini menjadi tonggak penting bagi Perseroan dalam memasuki pasar internasional sekaligus memperluas jangkauan distribusi,” tulis manajemen PT Lovina Beach Brewery Tbk dalam siaran persnya, Selasa (31/3).

Produk LIBARRON merupakan wiski unik yang memadukan teknik distilasi Skotlandia dengan kondisi alam Bali. Proses produksinya melalui fermentasi dan distilasi yang cermat, sementara kualitas terbaik diperoleh melalui metode precision aging untuk menghasilkan rasa halus dan aroma kompleks.

Baca Juga :   BPS: Nilai Ekspor Indonesia Secara Kumulatif dari Periode Januari-April 2024 Alami Penurunan

Metode ini memanfaatkan panas, kelembapan, serta energi vulkanik Bali yang mempercepat interaksi minuman dengan tong kayu Limousin French oak. Setiap botol mencerminkan perpaduan keahlian lokal Indonesia dengan standar internasional.

“LIBARRON adalah whisky Skotlandia pertama yang diciptakan di Bali, dengan karakter smooth, berani dan artistik,” jelas manajemen perseroan.

Produk ini juga mencatatkan prestasi dengan meraih Rekor MURI. LIBARRON dinobatkan sebagai wiski lokal pertama yang berkolaborasi dengan Museum Van Gogh. Edisi terbatas LIBARRON Whisky x Van Gogh Starry Night ini hanya diproduksi sebanyak 1.889 botol.

Selain wiski, perseroan turut memperkenalkan dua inovasi baru, yakni CLARISSA Liqueur dan COCO BALI Ready-to-Drink (RTD). CLARISSA dirancang untuk segmen perempuan dengan menonjolkan kelembutan rasa, menggunakan bahan khas Bali seperti kelapa kopyor dan salak pondoh emas.

Sementara itu, COCO BALI RTD hadir untuk menjawab kebutuhan pasar akan minuman praktis. Produk ini memiliki kadar alkohol lebih rendah dengan tambahan bahan agave, sehingga menghadirkan rasa yang lebih segar dan mudah dinikmati dalam gaya hidup modern.

Baca Juga :   Tarif Ekspor ke Amerika Serikat 19%, Presiden Prabowo: Semua Sudah Kita Hitung

Strategi jangka panjang perseroan difokuskan pada pembangunan portofolio minuman premium. Fasilitas produksi di Bali menjadi elemen penting dalam menegaskan keaslian identitas setiap produk. Setelah Singapura, ekspansi pasar akan dilanjutkan ke Hong Kong, Jepang, hingga China.

Target distribusi utama menyasar hotel berbintang lima dan bar premium di mancanegara. Momentum ini didukung tren global yang menunjukkan peningkatan permintaan terhadap minuman kerajinan (craft beverage), seiring preferensi konsumen muda yang lebih menyukai produk dengan identitas dan kisah unik di balik proses pembuatannya.

Perseroan optimistis langkah ekspansi ini akan mendongkrak kinerja keuangan secara signifikan. PT Lovina Beach Brewery Tbk menargetkan pertumbuhan pendapatan pada 2026 mencapai hingga dua kali lipat dibandingkan realisasi pendapatan sepanjang 2025.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics