Komisi IX DPR Ungkap Harapan Pasca Pergantian Pimpinan BGN

0
36
Reporter: Wisnu Yusep

Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melihat pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai momentum untuk melakukan perbaikan Makan Bergizi Gratis (MBG). Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago menilai pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan langkah yang wajar untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pemerintah, khususnya Program MBG.

Irma menyampaikan hal tersebut saat menanggapi keputusan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang memberhentikan Dadan Hindayana dan menunjuk Nanik S Dayang sebagai pimpinan baru BGN.

Menurutnya, pergantian kepemimpinan diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai ujung tombak program MBG di lapangan.

“Pergantian ini wajar dilakukan agar kontrol dan peningkatan kualitas SPPG menjadi lebih baik, sehingga tujuan program MBG dapat tercapai,” ujar Irma kepada wartawan, Rabu (03/06/2026).

Politikus Partai NasDem itu menegaskan bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis sangat bergantung pada fokus pelaksanaan dan ketepatan sasaran. Karena itu, ia kembali mengingatkan agar program tersebut tetap diprioritaskan bagi kelompok yang paling membutuhkan, yakni anak sekolah, balita, dan ibu hamil.

Baca Juga :   Wakil Ketua DPR Minta Tidak Ada Pemotongan Gaji Saat Cuti Bersama Idul Adha

Menurut Irma, perluasan sasaran program yang terlalu cepat berpotensi mengurangi efektivitas pelaksanaan serta mengalihkan perhatian dari kelompok penerima manfaat utama.

“Saya sudah mengingatkan sejak awal agar fokus pada program MBG untuk anak sekolah, balita, dan ibu hamil. Tidak perlu melebar ke sasaran lain yang dapat mengurangi fokus pelaksanaan program,” katanya.

Irma berharap kepemimpinan baru di BGN dapat memperkuat tata kelola program, meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan SPPG, serta memastikan distribusi layanan gizi berjalan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.

Ia menilai perbaikan kualitas pelaksanaan menjadi faktor penting agar manfaat Program Makan Bergizi Gratis benar-benar dirasakan oleh kelompok sasaran dan berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat.

“Insya Allah ke depan harus lebih baik lagi, tetap fokus dan mampu mencapai target pemenuhan gizi sebagaimana yang telah ditetapkan Presiden,” ujarnya.

Pergantian pimpinan di BGN terjadi di tengah upaya pemerintah mempercepat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, yang menjadi salah satu program prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Leave a reply

Iconomics