Mandala Multifinance Bukukan Penyaluran Pembiayaan Rp 5,5 T Sepanjang 2023
PT Mandala Multifinance Tbk membukukan penyaluran pembiayaan Rp 5,5 triliun sepanjang 2023. Pencapaian tersebut diklaim sebagai bentuk komitmen Mandala menyalurkan pembiayaan kendaraan roda 2 baru dan bekas.
Managing Director Mandala Finance Christel Lasmana mengatakan, MUFG telah merampungkan proses akuisisi sehingga berdampak positif bagi kinerja perusahaan. Dengan dukungan itu, Mandala mampu memanfaatkan jaringan dan kapasitas MUFG untuk mengoptimalkan fundamental bisnis.
“Dengan kolaborasi strategis dan sinergi ini, Mandala siap menavigasi tantangan serta berbagai peluang baru di industri pembiayaan untuk mencapai pertumbuhan yang signifikan,” kata Christel dalam keterangan resminya di kantor Mandala Multifinance, Jakarta, Selasa (23/4).
Untuk target tahun ini, kata Christel, pihaknya memproyeksikan pertumbuhan 2 digit di sektor pembiayaan kendaraan roda 2. Dan itu sejalan dengan outlook positif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang memproyeksikan pertumbuhan industri pembiayaan sebesar 10%-11% pada 2024.
Kemudian, kata Christel, peluang pemerintahan baru akan menjadi prospek positif bagi pertumbuhan dan perkembangan penetrasi pasar yang lebih luas. Indonesia dinilai akan menjadi pasar otomotif terbesar di Asia Tenggara pada tahun ini.
Memasuki usia ke-27 tahun, lanjut Christel, Mandala berkomitmen untuk terus berinovasi dengan memperkenalkan segmen baru seperti pembiayaan kendaraan roda 4 dan perjalanan umrah. Untuk mencapai target tersebut, Mandala berupaya mengoptimalkan efektivitas saluran pembiayaan baik dari sisi online maupun offline.
“Kami terus memaksimalkan sumber daya ini untuk memberikan layanan yang merata di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua. Tentunya, hal ini juga bertujuan untuk mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.