AIA Financial Catatkan Pendapatan Premi 2020 Sebesar Rp13,5 Triliun
Ilustrasi gedung AIA/AIA
PT AIA Financial (AIA) mencatat kinerja kuat di 2020 dengan mengumpulkan aset sebesar Rp53,3 triliun. Aset tersebut meningkat dari periode yang sama di tahun lalu yaitu Rp50 triliun. AIA juga berhasil mencatatkan pendapatan premi sejumlah Rp13,5 triliun dengan rasio pencapaian solvabilitas hingga 630%.
Presiden Direktur AIA Sainthan Satyamoorthy mengatakan AIA di Indonesia adalah bagian dari AIA Group yang telah berpengalaman selama lebih dari 100 tahun memproteksi masyarakat di kawasan Asia Pasifik dengan produk yang dirancang untuk siap menghadapi berbagai kondisi termasuk pandemi. Ia mengatakan peran AIA di masa yang sangat menantang ini begitu besar, untuk memberikan proteksi bagi masyarakat serta membantu mereka menjalani masa pandemi dengan rasa tenang.
“Pencapaian kinerja perusahaan adalah wujud kesiapan kami sebagai perusahaan asuransi untuk membantu nasabah menjalani hidup di tengah pandemi serta merupakan upaya berkelanjutan dari seluruh tim yang terlibat di AIA,” kata Sainthan dalam siaran pers.
AIA juga terus membuktikan komitmennya dalam memproteksi nasabah dengan membayar total klaim dan manfaat sepanjang 2020 yang mencapai sebesar Rp3,2 triliun dari produk asuransi konvensional serta unit syariah.
AIA menyebut pencapaian yang positif ini menunjukkan kekuatan jalur distribusi, brand terpercaya, kondisi finansial yang stabil dan kemampuan berinovasi telah membantu AIA untuk memenuhi berbagai kebutuhan nasabah akan proteksi dan perencanaan keuangan jangka panjang serta mewujudkan komitmen kuat dalam membantu konsumen.
Di awal 2021, AIA juga meluncurkan AIA Vitality, suatu terobosan program health & wellness yang terhubung dengan layanan inti perlindungan jiwa AIA di Indonesia sekaligus wujud inovasi dari konsep shared value yang diusung AIA.