KPK Curigai Amplop untuk Menhut Raja Juli Berisi Dolar Singapura, Nominalnya Masih Misterius

0
5
Reporter: Wisnu Yusep

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami dugaan bahwa amplop yang ditinggalkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) nonaktif, Suhardiman Amby, di ruang kerja Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni berisi sejumlah uang dalam mata uang dolar Singapura. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan dugaan itu menjadi salah satu fokus penyidikan dalam pengembangan kasus yang menjerat Suhardiman.

“Ini yang kemudian menjadi materi yang didalami oleh penyidik tentunya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta pada 7 Juli 2026.

Menurut Budi, penyidik saat ini juga berupaya mengungkap nominal uang yang diduga berada dalam amplop yang diberikan Amby ke Raja Juli. Namun, hingga kini KPK belum dapat memastikan secara rinci isi amplop, karena tidak pernah berada dalam penguasaan lembaga antirasuah.

Kondisi itu terjadi karena amplop yang ditinggalkan Suhardiman telah lebih dulu dikembalikan oleh Raja Juli kepada pihak yang bersangkutan, bukan diserahkan kepada KPK sebagai barang bukti.

“Terkait detail isi amplop tersebut, karena amplop ini sudah dikembalikan oleh Pak Menteri kepada pihak Bupati dan tidak disertakan dalam laporan penolakan gratifikasi, sehingga kami belum dapat mengecek isi dari amplop tersebut,” ujar Budi.

Baca Juga :   KPK Dalami Dugaan Aliran Dana US$1 Juta ke Pansus Haji DPR 2024

Meski demikian, KPK memastikan penyelidikan tetap berlanjut dengan menelusuri berbagai keterangan saksi, dan alat bukti lain untuk mengungkap tujuan pemberian amplop serta kemungkinan kaitannya dengan dugaan gratifikasi yang sedang disidik.

Sebagaimana diketahui, kasus ini menjadi sorotan publik setelah Raja Juli mengungkap adanya amplop yang ditinggalkan Suhardiman usai pertemuan di kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026. Namun, Raja Juli mengaku tidak mengetahui isi amplop itu dan memerintahkan ajudannya untuk mengembalikannya kepada pihak Suhardiman.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics