Menko Airlangga Serukan Ajakan Dukungan kepada Palestina di Virtual G20 Leaders’ Summit

0
125

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyerukan dukungan bagi Palestina di tengah situasi yang terjadi saat ini dan menegaskan pentingnya para pemimpin G20 untuk segera mengambil tindakan kolektif guna menghentikan konflik di timur Tengah. Secara spesifik, Menko Airlangga menyerukan solusi two-state di Palestina. Pernyataan tersebut, Airlangga sampaikan saat hadir secara virtual mewakili Presiden Joko Widodo dalam Virtual G20 Leaders’ Summit.

“Saya berani bertanya, di manakah suara kita atas kekejaman ini? Apa yang telah kita, sebagai pemimpin G20, lakukan secara kolektif untuk membuat situasi menjadi lebih baik, untuk Palestina dan rakyat Gaza,” ujar Menko Airlangga dalam keterangan resminya.

“Kita adalah pemimpin dunia. Kita memiliki kekuatan yang besar, dan oleh karena itu, tanggung jawab kita juga besar. Jika G20 dapat mengambil tindakan atas situasi kemanusiaan di tempat lain dua tahun lalu, maka kita bisa melakukannya di Gaza sekarang. Kita harus mendukung realisasi two-state solution berdasarkan parameter yang disepakati secara internasional,” kata Menko Airlangga melanjutkan.

Baca Juga :   Menko Airlangga Yakin Pemerintah Berikutnya akan Lanjutkan Proyek Infrastruktur Publik

Menko Airlangga kemudian menyampaikan bahwa Indonesia menyerukan dua aksi global dalam mengatasi konflik yang sedang terjadi, yakni terkait pentingnya solidaritas dan kepemimpinan global sehingga G20 harus terus mendorong agar dialog dapat diupayakan. Kekuatan dialog telah dibuktikan selama masa Presidensi Indonesia di G20 dalam menjembatani perbedaan dan memitigasi potensi perpecahan G20.

Aksi global berikutnya yakni dengan menempatkan perdamaian sebagai prioritas. Perdamaian merupakan prasyarat untuk mewujudkan pembangunan. Perang yang terjadi telah menghambat aspirasi para anggota G20 untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

“G20 harus memastikan bahwa tidak ada pihak yang kebal hukum. Kita harus menghindari tindakan main hakim sendiri. Kita harus menghormati Piagam PBB dan hukum internasional, karena konflik menciptakan ketidakstabilan dan gejolak ekonomi. Tindakan konkret diperlukan dan kita dapat memulainya dari sekarang,” kata Menko Airlangga.

Dalam KTT virtual ini, para pemimpin negara G20 sepakat menyerukan aksi segera untuk menghentikan konflik di Palestina dan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi penduduk di Jalur Gaza. Selain itu, isu tentang perubahan iklim, transisi energi, reformasi MDBs, dampak teknologi informasi, dan implementasi Digital Public Infrastructure menjadi fokus penyampaian intervensi para pemimpin negara G20 yang hadir.

Leave a reply

Iconomics