Pemerintah Jadikan Kedaulatan Digital sebagai Prioritas, Ini Peran ITSEC Asia

0
89
Reporter: Rommy Yudhistira

Pemerintah Indonesia menjadikan kedaulatan digital sebagai strategi prioritas. Disrupsi teknologi yang berdampak di semua bidang mendorong pemerintah menerapkan berbagai kebijakan yang bisa menguatkan kedaulatan digital nasional.

Kedaulatan digital tak sekadar mengendalikan infrastruktur, data, perangkat lunak, dan aturan hukum. Kedaulatan digital pun perlu diperkuat dengan akses keamanan siber yang mumpuni.

Soal itu, PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), sebagai perusahaan keamanan siber terkemuka di kawasan Asia Pasifik disebut berperan penting menjaga kedaulatan digital Indonesia. Karena itu, kata Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Rudolf Dannacher, pihaknya terus mengembangkan inovasi berkelanjutan melalui solusi berbasis kecerdasan buatan (AI), dan perluasan kapabilitas melalui ITSEC Cybersecurity & AI Academy.

“Kita bisa mengembangkan penyelesaian keamanan di Indonesia. Kita memiliki tim riset dan pengembangan di Indonesia. Jadi kita sangat bangga bisa melindungi perusahaan. Kita bisa melindungi pengguna,” kata Patrick dalam acara The Iconomics Digital Day 2026 di Auditorium LPP RRI, Jakarta, Kamis (26/2).

Selanjutnya, kata Patrick, pihaknya sedang mengembangkan keamanan teknologi operasional (OT) di Indonesia. Keamanan OT merupakan inovasi teknologi yang dirancang untuk melindungi sistem, perangkat, jaringan, dan data yang digunakan dalam mengawasi proses fisik kegiatan industri.

Baca Juga :   Kemenperin Disebut Berperan Tingkatkan Mutu Produk Lewat Branding

Untuk menuju kedaulatan digital, kata Patrick, suatu negara harus memiliki teknologi yang bisa menjamin keamanan digital masyarakat. Untuk itu, dalam membangun kedaulatan digital yang kuat perlu dilakukan secara mandiri, dan tidak bergantung terhadap teknologi dari negara lain.

“Menggunakan alat-alat kita sendiri, inovasi kita sendiri di Indonesia. Membuat ekosistem yang berbeda. Investasi tetap di sini, uang tetap di sini. Lebih banyak uang, lebih banyak inovasi, lebih banyak produk. Jadi seluruh ekosistem akan berfungsi,” ujarnya.

Untuk menjawab tantangan siber ke depan, lanjut Patrick, ITSEC akan terus berinovasi di sektor keamanan siber berbasis AI, dan mengembangkan talenta yang unggul. ITSEC akan menjalankan seluruh strategi tersebut secara berkelanjutan, dan bertanggung jawab.

“kita harus menjaga masa depan, kita harus bersedia untuk apa yang akan datang. Dan, perlindungan terhadap institusi dari luar negeri harus dikurangi. Jadi kedaulatan digital adalah permulaan, inovasi harus dilakukan, dan keamanan harus dibangun,” tutur Patrick.

Leave a reply

Iconomics