Usut Pemerasan Tiga Jaksa, KPK Periksa Staf Kejari Tolitoli hingga Kepala Desa

0
70
Reporter: Wisnu Yusep

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan pemerasan dalam proses penegakan hukum yang menjerat tiga oknum jaksa di Kejaksaan Negeri (Kejari) Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan.

Terbaru, penyidik KPK memanggil seorang staf Kejari Tolitoli untuk dimintai keterangan sebagai saksi. ​Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo mengonfirmasi bahwa pemeriksaan dilakukan terhadap saksi berinisial TW yang menjabat sebagai staf di Kejari Tolitoli, Sulawesi Tengah.

​”Pemeriksaan dilakukan di Polresta Palu, Sulawesi Tengah,” ujar Budi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (02/04/2026).

​Selain staf kejaksaan, penyidik KPK juga, kata Budi, memanggil empat saksi lainnya guna memperkuat alat bukti. Keempat saksi tersebut memiliki latar belakang profesi yang beragam, yaitu ​JMB (Kepala Desa Mulyasari), ​FBY (swasta), ​KDG (petani), dan ​MER (pelajar).

​Pemeriksaan silang terhadap berbagai elemen masyarakat ini, kata Budi, untuk menelusuri aliran dana atau modus operandi pemerasan yang dilakukan para tersangka sepanjang tahun anggaran 2025–2026.

​Diketahui, kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar lembaga antirasuah di Kabupaten Hulu Sungai Utara pada 18 Desember 2025. Dalam operasi itu, KPK mengamankan barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :   Soal Dugaan Korupsi di Kemenaker Tahun 2012, Cak Imin Siap Bantu KPK

​Sejauh ini, KPK telah menetapkan tiga tersangka utama dari unsur pimpinan Kejari Hulu Sungai Utara, yakni ​Albertinus Parlinggoman Napitupulu (APN) yang menjabat Kepala Kejari Hulu Sungai Utara.

Kemudian, ​Asis Budianto (ASB) selaku Kasi Intelijen Kejari Hulu Sungai Utara dan ​Tri Taruna Fariadi (TAR) yang menjabat sebagai Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

​Meski sempat melarikan diri, tersangka Tri Taruna akhirnya diserahkan oleh Kejaksaan Agung ke KPK pada 22 Desember 2025 untuk menjalani penahanan.

​Keterkaitan dengan wilayah Tolitoli semakin menguat setelah penyidik menyita satu unit mobil milik Pemerintah Kabupaten Tolitoli dari hasil penggeledahan di rumah pribadi tersangka Albertinus Napitupulu pada akhir Desember lalu.

Pemeriksaan saksi TW di Palu hari ini disinyalir menjadi pintu masuk KPK untuk mendalami bagaimana aset atau pengaruh tersangka bisa menjangkau wilayah Sulawesi Tengah.

Leave a reply

Iconomics