Buana Finance Masih Mampu Cetak Laba Bersih Rp 66,07 M di 2024 Walau Turun Dibandingkan 2023

0
81
Reporter: Rommy Yudhistira

Kinerja keuangan PT Buana Finance Tbk (BBLD) masih tercatat positif untuk tahun buku 2024. Buktinya, perseroan tersebut masih mampu membukukan laba bersih senilai Rp 66,07 miliar pada 2024 walau angka ini turun 36,54% dari laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp 105,01 miliar.

Direktur Keuangan Buana Finance Mariana Setyadi menuturkan, penurunan laba bersih tersebut karena merosotnya laba bersih industri pembiayaan nasional dari Rp 23 triliun pada periode 2023, menjadi Rp 22,52 triliun di 2024. Kemudian dari sisi non performing finance (NPF) gross, Buana Finance mencetak kenaikan menjadi 1,97% di 2024, dari 0,74% pada 2023.

“Piutang pembiayaan Buana Finance meningkat untuk 2024 Rp 6,14 triliun, yang sebelumnya Rp 5,26 triliun (2023). Secara industri Rp 470,86 triliun di 2023 , naik menjadi Rp 503,43 triliun di 2024,” kata Mariana dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Buana Finance yang diselenggarakan secara daring pada Senin (19/5).

Selanjutnya, kata Mariana, BBLD mencatat jumlah aset sebesar Rp 6,63 triliun pada 2024, atau naik 14,59% dibandingkan tahun sebelumnya senilai Rp 5,79 triliun. Kemudian, dari sisi pengembalian atas aset (ROA), Buana Finance membukukan penurunan dari 2,02% (2023), menjadi 1,06% (2024).

Baca Juga :   Jokowi: Prabowo dan Gerindra Berpotensi Menangi Pemilu 2024

Selanjutnya, lanjut Mariana, Buana Finance mencatat penurunan pengembalian atas ekuitas (ROE) dari 7,75% (2023), menjadi 4,69% (2024). “Dengan jumlah ekuitas ada kenaikan 2,08%, yang sebelumnya Rp 1,39 triliun menjadi Rp 1,42 triliun,” ujar Mariana.

Sementara itu, Direktur Marketing Buana Finance Herman Lesmana mengatakan, pihaknya terus melakukan beberapa strategi untuk menghadapi dinamika sektor otomotif nasional. Beberapa upaya yang dilakukan seperti peningkatan teknologi dan digital, kualitas, serta meningkatkan kualitas dan retensi pelanggan.

Kemudian, kata Herman, Buana Finance melanjutkan pengembalian pembiayaan digital melalui platform digital pinjaman Buana. “Jadi, Buana ini bisa diminati para pelanggan kami, sehingga mereka juga akan tetap melakukan retensi kepada Buana Finance,” kata Herman.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics