Saksi Ungkap Pertemuan dengan Bos Maktour dan Gus Alex

0
12
Reporter: Wisnu Yusep

Mantan Direktur Pengelolaan Keuangan Haji Kementerian Agama, Jaja Jaelani mengungkap adanya pertemuan dengan pengusaha haji Fuad Hasan Masyhur dan Staf Khusus Menteri Agama Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex di Restoran Aljazera, Jakarta Timur. Pertemuan itu menjadi sorotan dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji tahun 2023-2024, karena membahas langsung persoalan pengisian kuota haji tambahan.

Awalnya, Jaja mengaku tidak mengingat pernah bertemu Fuad Hasan Masyhur sebelum keberangkatannya ke Arab Saudi. Namun, ketika jaksa mengingatkan lokasi pertemuan di Restoran Aljazera, Jaja akhirnya membenarkan pertemuan tersebut.

“Oh iya, iya, iya, betul Pak. Di Aljazera,” kata Jaja dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (02/09/2026).

Jaksa kemudian memastikan siapa saja yang hadir dalam pertemuan tersebut. Jaja menyebut dirinya, Fuad Hasan Masyhur, Gus Alex, serta Ismail Adham. Menurut dia, Ismail Adham datang belakangan dalam pertemuan itu.

“Seingat saudara ada?” tanya jaksa.

“Pak Ismail Adam itu di akhir datangnya dia,” jawab Jaja.

Jaksa lalu mendalami materi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Jaja mengungkap pembahasan berkaitan dengan usulan pengisian kuota haji tambahan tahun 2024.

Baca Juga :   BPJPH Bersuara Soal Sertifikat Halal Produk Bernama Tuak, Wine, dan Beer

“Itu membicarakan tentang usulan berkaitan dengan pengisian kuota,” ujar Jaja.

“Kuota yang mana ini?” tanya jaksa.

“Kuota yang tambahan. Tambahan haji,” jawabnya.

Menurut Jaja, saat pertemuan berlangsung, dirinya belum dapat memberikan kepastian mengenai pengisian kuota tambahan. Kebijakan tersebut masih menunggu keputusan pimpinan Kementerian Agama.

“Saya bilang bahwa kebijakan ini menunggu pimpinan,” kata Jaja.

Ketika ditanya alasannya, Jaja mengatakan pihaknya saat itu belum mengetahui arah kebijakan terkait kuota tambahan. “Kita tidak tahu bagaimana ke depannya, Pak,” ujarnya.

Jaja juga menegaskan aturan yang menjadi dasar pengisian kuota tambahan tersebut saat itu belum diterbitkan. “Belum keluar,” kata Jaja.

Dengan demikian, dalam pertemuan di Restoran Aljazera tersebut, pembahasan mengenai tambahan kuota haji sudah berlangsung ketika aturan dan kebijakan final terkait pembagiannya belum diterbitkan.

Kehadiran Gus Alex dalam pertemuan tersebut menjadi penting karena sebelumnya Jaja mengaku mengetahui Gus Alex sebagai staf khusus Menteri Agama yang menangani atau mengawal urusan haji.

Jaja mengatakan dirinya pernah mengikuti rapat internal di Kementerian Agama yang dipimpin Gus Alex untuk membagi pekerjaan terkait urusan haji.

Baca Juga :   Muhadjir Effendy Diperiksa KPK Terkait Kuota Haji Tambahan 2022

“Di rapat pertama di lantai dua itu memang yang memimpin untuk pembagian kerja itu Mas Alex,” ujar Jaja.

Namun, Jaja mengakui tidak pernah mendengar langsung dari Gus Alex bahwa dirinya mendapat penugasan resmi dari Menteri Agama untuk menangani urusan haji. Dia juga tidak pernah melihat dokumen tertulis mengenai penunjukan tersebut.

“Tidak pernah melihat,” kata Jaja.

Dapatkan berita dan analisis seputar ekonomi, bisnis dan lainnya hanya di theiconomics.com.

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru, berita, dan event The Iconomics di akun sosial media kami:
Instagram: the.iconomics
TikTok: @theiconomics
YouTube: @theiconomics
X: theiconomic
LinkedIn: The Iconomics

Leave a reply

Iconomics