Kursi Dirjen Ditinggalkan, Masyita Crystallin Pindah ke Danantara Investment Management, Simak Profil Singkatnya
Head of Economic & ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero), Masyita Crystallin
Masyita Crystallin resmi mengakhiri tugasnya sebagai Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (SPSK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Kementerian Keuangan menyebut Masyita mendapatkan tugas sebagai Head of Economic & ESG Strategic Positioning di PT Danantara Investment Management (Persero). Ia telah efektif menduduki jabatan barunya tersebut sejak 11 Februari 2026.
Kemenkeu menyampaikan penugasan ini merupakan bagian dari upaya penguatan sinergi kebijakan dan investasi dalam rangka mempercepat agenda strategis pendalaman sektor keuangan nasional.
Kemenkeu menjelaskan bahwa pengalaman panjang Masyita di bidang makro-keuangan, stabilitas sistem keuangan, serta pengembangan kebijakan sektor keuangan berkelanjutan dapat memperkuat integrasi antara arah kebijakan ekonomi, prinsip Environmental, Social and Governance (ESG), dan strategi investasi jangka panjang.
Kemenkeu menyatakan alih tugas ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan dan tata kelola yang baik dalam menjaga stabilitas serta mendorong transformasi sektor keuangan Indonesia. Seluruh proses transisi dilakukan secara tertib dan sesuai dengan prinsip good governance.
Masyita memiliki pengalaman di berbagai lembaga, baik publik maupun swasta. Sebelum dilantik Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 23 Mei 2025 sebagai Dirjen Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK), Masyita adalah Partner di bidang Sustainable Finance dan Kepala Sustainable Finance and Policy Asia Pasifik di Systemiq Ltd. Ia juga merupakan anggota tim awal pembentukan Indonesia Investment Authority (INA) dan menjadi Juru Bicara serta Sekretaris Dewan Pengawas INA hingga 2024.
Mengutip laman Kemenkeu, Masyita pernah juga menjadi Staf Khusus Menteri Keuangan Republik Indonesia di bidang Makroekonomi dan Kebijakan Fiskal sejak 2020 hingga 2024. Ia juga pernah menjadi Tenaga Ahli untuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sejak 2016 hingga 2017.
Di luar pemerintahan, perempuan yang mengawali karirnya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia ini pernah menjadi Chief Economist untuk Indonesia dan Filipina di DBS Bank pada tahun 2018 hingga 2020. Ssebelumnya, ia menjadi Ekonom di Mandiri Sekuritas pada tahun 2018.
Masyita meraih gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia sebagai lulusan terbaik pada tahun 2005. Ia melanjutkan program pendidikan Magister di bidang International Development Economics dari Australian National University pada 2007 melalui beasiswa ADS. Masyita juga meraih gelar Doktor (Ph.D.) di bidang Ekonomi dengan spesialisasi International Monetary and Finance dari Claremont Graduate University, Amerika Serikat, pada 2015 melalui beasiswa Fulbright.