Avrist Assurance Akan Rampungkan Proses Pemisahan Unit Usaha Syariah

0
44
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Avrist Assurance berencana menyelesaikan proses spin-off unit usaha syariah (UUS) sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11 Tahun 2023. Karena itu, Avrist Assurance sedang memproses penyempurnaan struktur organisasi syariah, termasuk membentuk satuan kerja.

Presiden Direktur Avrist Assurance Simon Imanto mengatakan, pihaknya optimistis proses spin-off bisa berjalan dengan baik, karena perusahaan mencatat posisi keuangan yang baik.
“Avrist sudah menyiapkan produk-produk asuransi jiwa syariah baru untuk mendukung penjualan unit syariah menuju spin off, seperti produk Syariah Investa, Optima Pro yang sudah mulai dipasarkan melalui saluran distribusi keagenan setelah mendapat persetujuan dari OJK,” kata Simon dalam keterangan resminya pada Senin (6/5) kemarin.
Sementara itu, Direktur Bisnis Avrist Assurance Jos Chandra Irawan menambahkan, pihaknya secara konsisten melaksanakan berbagai inisiatif, terutama pada inovasi teknologi dan peluncuran produk. Juga mengoptimalkan peluang dan potensi pasar dengan menyediakan berbagai solusi perlindungan dan layanan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat
“Avist selalu berinovasi membuat ceruk pasar baru guna memberikan solusi yang lengkap untuk para pelanggan,” kata Jos.
Dari sisi bisnis, kata Jos, Avrist telah meluncurkan ragam produk asuransi unggulan seperti New Avrist Term, New Warisan Syariah 108 Syariah, Avist Prestasi, dan asuransi kumpulan Avrist Group pada 2023.
Kemudian, lanjut Jos, Avrist pun bekerja sama dengan PT Fokus Solusi Proteksi (Cermati Protect) untuk memasarkan produk asuransi kesehatan digital bernama Avrist Health Starter pada 2024 ini.
“Avrist berkomitmen untuk memajukan kehidupan masyarakat Indonesia melalui prinsip one stop solution. Kami percaya dengan melakukan dan mengeksekusi inisiatif strategi tersebut akan memberikan hasil pertumbuhan yang signifikan, memperbesar pangsa pasar, membuat ceruk pasar baru, serta menjaga kelanggengan sumber daya manusia,” ujar Jos.

Leave a reply

Iconomics