KCIC Perkirakan Lonjakan Penumpang Whoosh Mencapai 20 Ribu Orang Hari Ini

0
9
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) memperkirakan peningkatan penumpang Whoosh akan mencapai lebih dari 20 ribu penumpang pada Minggu (14/4) ini. Dari jumlah tersebut, lonjakan penumpang terjadi pada rute Tegalluar-Halim dan Padalarang-Halim.

General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa mengatakan, periode tersebut merupakan waktu terakhir sebelum cuti bersama Idulfitri selesai. Karena itu, KCIC memprediksi adanya lonjakan pergerakan penumpang yang kembali ke Jakarta.

“Pergerakan dan peningkatan penumpang mulai terlihat dan diprediksi hari ini akan menjadi puncak arus balik kereta cepat Whoosh. Itu terlihat dari penjualan tiket Whoosh keberangkatan Minggu (14/4) ini sudah melebihi 17 ribu per Sabtu (13/4) malam,” kata Eva dalam keterangan resminya pada Minggu (14/4).

Keberangkatan penumpang, kata Eva, akan didominasi dari Stasiun Bandung atau pengguna kereta api feeder ke Stasiun Padalarang. Tidak sedikit juga penumpang yang memilih keberangkatan langsung dari Stasiun Padalarang dan Tegalluar.

Jam favorit yang dipilih penumpang pada arus balik ini, kata Eva, berkisar pukul 13.00 hingga 20.30 WIB, dengan okupansi di atas 90%. Sedangkan untuk okupansi di luar perjalanan tersebut sudah mencapai 75%.

Baca Juga :   KCIC Buka Lowongan, Silakan Cek di Situs Resminya Apa Saja Syarat dan Ketentuannya

Untuk mengantisipas lonjakan penumpang, sambung Eva, KCIC sudah menambah perjalanan Whoosh sebanyak 30%. Dengan kata lain, menjadi 52 perjalanan per hari hingga 18 April 2024.

Karena itu, kata Eva, pihaknya mengimbau penumpang untuk lebih memperhitungkan waktu perjalanan menuju area stasiun kereta cepat, baik itu stasiun Bandung, Padalarang, maupun Tegalluar. Dengan begitu bisa menghindari kemacetan yang terjadi di Jalan Soekarno-Hatta menuju Stasiun Tegalluar, pintu Tol Pasteur menuju Stasiun padalaran, dan jalan dalam kota menuju Stasiun Bandung.

“”Pastikan kembali rute dan jadwal perjalanan Whoosh dan kereta api feeder Anda. Jangan sampai ada yang tertinggal karena terlambat ke stasiun yang diakibatkan kemacetan di masa puncak arus balik kali ini,” katanya.

Leave a reply

Iconomics