Pertamina Drilling Bukukan Pertumbuhan Laba 43% di 2023

0
22
Reporter: Rommy Yudhistira

PT Pertamina Drilling Services Indonesia membukukan pertumbuhan laba sebesar 43% pada 2023. Kinerja positif tersebut sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung operasi hulu minyak dan gas (migas) di Indonesia.

Direktur Utama Pertamina Drilling Avep Disasmita mengatakan, pihaknya optimistis bisa berlari lebih kencang pada 2024 karena kinerja positif itu.

“Serta melanjutkan capaian gemilang dengan melakukan berbagai upaya untuk mendorong percepatan pertumbuhan bisnis Perusahaan yang berfokus pada best quality delivery dan customer focus,” kata Avep dalam keterangan resminya di Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Pertamina Drilling Tahun Buku 2023 pada Jumat (10/5).

Masih soal kinerja, kata Avep, Pertamina Drilling telah mengerjakan 577 sumur dengan catatan non-productive time (NPT) sebesar 1,08. Angka tersebut lebih rendah dari target yang ditetapkan sebelumnya yaitu sebesar 1,50.

“Pertamina Drilling akan terus berkontribusi dalam upaya transisi energi dengan inovasi berkelanjutan dalam mewujudkan target peningkatan produksi nasional minyak sebesar 1 juta barel per hari (BOPD) dan gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (MMSCFD) pada 2030 mendatang,” ujar Avep.

Baca Juga :   BNI Bagikan Dividen Rp10,45 Triliun, 50% Laba Bersih di 2023

Sementara itu, Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi Muharram Jaya Panguriseng menambahkan, selaku pemegang saham, PHE melihat agresivitas perusahaan migas dituntut untuk lebih maju lagi. Karena itu, perusahaan yang bergerak di bidang migas harus mempersiapkan diri untuk menjawab tantangan ketahanan energi.

“Sebagai sebuah pengingat, selalu meningkatkan awareness terhadap Budaya HSSE dalam seluruh kegiatan, baik operasional maupun non-operasional sehingga menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” ujar Avep.

Kemudian, kata Muharram, pemegang saham memutuskan atas pembagian dividen dari laba perusahaan tahun buku 2023 dan memberikan persetujuan atas laporan tahunan.

Itu termasuk pengesahan laporan keuangan Pertamina Drilling disertai pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada anggota direksi dan dewan komisaris yang menjabat atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan selama tahun buku 2023 tersebut.

Leave a reply

Iconomics