Bulog Usul Pergantian Manajemen dan Perbaikan Mesin Boiler di Pabrik GMM
Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo/Dok. Kementerian BUMN
Perum Bulog mengusulkan pergantian manajemen PT Gendhis Multi Manis (GMM) dengan susunan yang baru. Usulan tersebut merupakan aspirasi petani tebu di Kabupaten Blora terkait operasional GMM.
Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Perum Bulog Tomi Wijaya mengatakan, pihaknya berharap perubahan kepemimpinan dapat meningkatkan kecepatan pengambilan keputusan, dan mendorong terciptanya hubungan yang lebih baik antara perusahaan dengan petani.
Selain pembenahan manajemen, kata Tomi, Bulog pun mengusulkan perbaikan mesin boiler kepada pemegang saham GMM. Upaya itu dilakukan dengan prosedur secara bertahap, guna mendukung kelancaran proses giling, serta optimalisasi kinerja pabrik.
“Setiap masukan dari petani menjadi perhatian kami. Berbagai langkah perbaikan yang telah dilakukan merupakan bentuk komitmen Bulog untuk memastikan operasional perusahaan semakin baik serta memberikan manfaat yang optimal bagi petani tebu dan seluruh pemangku kepentingan,” kata Tomi dalam keterangan resminya pada Selasa (2/6).
Bulog, kata Tomi, memahami keberlangsungan operasional pabrik gula yang optimal penting untuk menjamin kelancaran penerimaan, dan pengolahan tebu petani. Oleh karena itu, berbagai upaya perbaikan terus dilakukan secara bertahap dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahan yang baik, dan ketentuan yang berlaku.
Masih kata Tomi, Bulog akan terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. Tujuannya untuk memastikan proses perbaikan berjalan efektif, serta menjaga keberlangsungan usaha gula nasional yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.