7 Bulan Sebelum Upacara HUT RI, Pemerintah Menggelar Groundbreaking Tahap 4 IKN, Apa Saja Proyeknya?

0
119

Peletakan batu pertama pembangunan fisik (groundbreaking) tahap 4 oleh Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) akan digelar pada 17 Januari 2024. Groundbreaking tahap 4 ini akan menandai dimulainya proses pembangunan Balaikota dan Kantor OIKN, Memorial Park, kantor Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), kantor LPP RRI, hotel, pergudangan dan Masjid Negara.

Presiden Joko Widodo akan hadir dalam groundbreaking ini. Presiden bertolak menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Provinsi Kalimantan Timur pada Rabu, 17 Januari 2024 dengan menggunakan pesawat kepresidenan Indonesia-1. Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 06.30 WIB.

Setibanya di Bandara Internasional Sultan Aji Mahmud Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Presiden Jokowi akan menaiki helikopter Super Puma TNI AU untuk menuju IKN, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Menurut Kepala Otorita IKN, Bambang Susantono ini membuktikan komitmen Otorita IKN bahwa pembangunan IKN terus berjalan sesuai dengan rencana.

Menurut Bambang, IKN merupakan bagian dari visi Indonesia 2045 yang ingin lepas dari status negara berpenghasilan menengah menjadi negara berpenghasilan tinggi.

Baca Juga :   Jadi Ketua Asean Tahun 2023, Jokowi: Saya Tunggu Kehadiran Yang Mulia di Indonesia Tahun Depan

“Kita perlu pusat ekonomi baru. Di Pulau Jawa sudah seperti yang ada sekarang. Ini menjadi salah satu program transformasi dan harus didukung semua elemen,” kata Bambang dalam keterangannya.

Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono menyampaikan sesuai janji dan komitmen Otorita IKN tepat 7 bulan sebelum upacara kemerdekaan RI pada Agustus 2024 Otorita IKN kami melakukan groundbreaking tahap 4.

Agung menjelaskan ada dua BUMN dalam groundbreaking tahap 4 yakni Pos Indonesia dan RRI. Pos Indonesia akan membangun nusantara logistik hub sedangkan RRI akan membangun studio dan akan siaran di IKN.

Dalam groundbreaking tahap 4 juga akan dimulainya pembangunan masjid negara oleh Kementerian PUPR. Masjid negara ini akan bisa menampung 60.000 jamaah.

Agung menambahkan ada penambahan minat investasi dari Konsorsium investor Bandar Seri Begawan yang dipimpin oleh adik Sultan Brunei, Her Royal Highness Pengiran Anak Puteri Hajah Amal Rakiah yang terdiri dari gabungan perusahaan internasional terutama Arab Saudi.

”Mereka berminat investasi untuk sektor hunian, rumah tapak dan apartemen, nilai investasinya antara 4,6 hingga Rp7 triliun,” kata Agung.

Baca Juga :   Pemerintah Segera Jalankan Putusan MK, Presiden: Investasi Tetap Aman dan Terjamin

Sebelumnya, sebanyak 23 investor pelopor dari dalam negeri telah melaksanakan groundbreaking di IKN dengan investasi non-APBN dengan nilai sekitar Rp41,4 triliun. Groundbreaking tahap 1 digelar pada 21-22 September 2023 dengan nilai investasi sebesar Rp23,1 triliun.

Pada tahap 1, sejumlah investor telah memulai pembangunannya mulai dari mall, hotel, perkantoran, serta ruang terbuka hijau yang dipimpin oleh investor tergabung dalam Konsorsium Nusantara.

Adapun groundbreaking tahap 2 yang dilaksanakan pada 1-2 November 2023 dengan nilai sebesar Rp13,1 triliun. Groundbreaking tahap 2 dilakukan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Mayapada Hospital, Pakuwon Group, JIS, Hermina, Bank Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, dan PLN Indonesia. Pada tahap ini juga diresmikan revitalisasi SDN 020 Sepaku yang tanahnya didedikasikan oleh warga setempat.

Adapun groundbreaking tahap 3 dilakukan pada 20-21 Desember 2023 menandakan pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat Ibu Kota Nusantara (RSUP IKN) dan pembangunan Nusantara Superblock. Investasi pada Nusantara Superblock ini mencapai Rp3 triliun.

Leave a reply

Iconomics