Peringati HUT ke-1, BGN Nilai Pengingat Bahwa Pemenuhan Gizi Investasi Jangka Panjang RI
Badan Gizi Nasional (BGN) mengklaim telah melayani 20,5 juta penerima manfaat makan bergizi gratis (MBG) di seluruh Indonesia. Juga telah membentuk 5.885 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Sebagaimana yang pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, pihaknya menargetkan jumlah penerima MBG mencapai 82,9 juta pada akhir 2025.
Karena itu, kata Dadan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 BGN, sebagai pengingat bahwa pemenuhan gizi merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia. Sebab, program MBG tidak hanya fokus pada intervensi gizi, tetapi mampu menciptakan efek berganda untuk sektor ekonomi, pertanian, dan penciptaan lapangan kerja.
“Program MBG tidak hanya menjawab kebutuhan gizi masyarakat, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, pelaku UMKM pangan, hingga jasa distribusi. Hal ini memperkuat rantai pasok pangan nasional yang berkelanjutan sekaligus membuka lapangan kerja baru,” kata Dadan dalam keterangan resminya pada Sabtu (16/8).
Dalam kesempatan ini, kata Dadan, pihaknya memberikan penghargaan kepada seluruh pegawai, dan mitra kerja, atas dukungan, dan dedikasi yang diberikan dalam pelaksanaan MBG.
Selanjutnya, kata Dadan, BGN berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor, mendorong inovasi program, dan memastikan akses gizi lengkap bagi seluruh masyarakat Indonesia. Upaya itu dilakukan untuk mewujudkan generasi anak yang sehat, kuat, dan Indonesia menjadi bangsa yang maju, serta sejahtera.
“Setahun ini adalah awal perjalanan panjang kami untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan berdaya saing. Terima kasih atas kerja keras dan komitmen seluruh pegawai serta mitra BGN selama satu tahun terakhir,” katanya.